Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Inhil Miliki Sejarah yang Kuat dengan Kelapa dan Parit
PELITARIAU, Tembilahan - Kabupaten Indragiri merupakan kabupaten dengan hamparan perkebunan kelapa dalam terluas di Indonesia. Potensi ini masih membutuhkan investor yang berminat menanamkan investasinya pada komoditas unggulan Negeri Seribu Parit ini.
Bupati Inhil HM Wardan menerangkan sejak zaman dahulu, masyarakat Inhil sudah bersebati dengan kelapa dan sekitar 80 persen menggantungkan penghidupan dengan tanaman kehidupan ini.
"Kabupaten Indragiri Hilir memang memiliki sejarah yang kuat dengan kelapa dan parit," ungkap 'Bupati Kelapa' ini saat memberikan ekspos di hadapan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau yang mengikuti Lomba Karya Tulis Jurnalistik (LKTJ) sempena Hari Pers Nasional dengan tema kelapa.
Secara detail dan jelas beliau menggambarkan sekilas tentang perkelapaan di Inhil ini, baik mengenai potensi, hambatan dan harapannya.
Adapun luas perkebunan kelapa di Kabupaten Inhil sampai saat mencapai empat ribu hektar.
"Dimana dari 342 ribu luas perkebunan kelapa di Indonesia, 11,6 persen ada di Inhil. Namun sayangnya selama ini tidak terekspos dengan baik, maka saya harapkan dengan kunjungan PWI ke Inhil dapat mempublikasikan bahwa Inhil adalah pemilik perkebunan kelapa terluas di Indonesia," harapnya.
Berdasarkan sejarahnya, teknik bertanam kelapa yang baik di Inhil ini mulai diprakasai oleh tuan guru Syech Abdurrahman Siddiq yang juga merupakan Mufti Kerajaan Indragiri.
"Beliau yang pertama kali membuka kebun kelapa, termasuk memprakarsai pembangunan parit dan kanal air sebagai transportasi membawa kelapa.
"Beliau juga yang menjadi pelopor pembuatan parit dan kanal air yang terkenal dengan nama Parit Hidayat. Mulai dari parit ini dan seterusnya, sampai sekarang masyarakat masih menggunakan parit sebagai transportasi untuk membawa buah kelapa," imbuhnya.
Yakni buah kelapa yang sudah dikait (dipanen), lantas 'dibuang' ke parit. Selanjutnya kelapa akan mengikuti arus air saat surut menuju bangunan Langkau (pondok tempat mengolah kelapa, baik menjadi kopra atau kelapa bulat). Kondisi inilah yang membuat kawasan Inhil dikenal sebagai 'Negeri Seribu Parit'.
Keberadaan parit-yang terkait erat dengan trio tata air selain berfungsi mengangkut kelapa, juga berfungsi sebagai penyuplai kebutuhan air bagi tanaman kelapa, yakni tidak mengalami kekurangan air saat kemarau dan saat banjir pasang atau hujang tidak terendam.
"Inilah yang kami prioritaskan pembenahannya bagi menyelamatkan perkebunan dan meningkatkan produksi kelapa dalam masyarakat. Dukungan anggaran sangat diharapkan dari Pemerintah Provinsi Riau, termasuk pemerintah pusat," imbuh bupati.***Markoni
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.








