Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Peningkatan Kompetensi
Puluhan Guru di Riau Ikuti Kegiatan Peningkatan Kompetensi
PELITARIAU, PEKANBARU - Puluhan tenaga pendidik di Riau mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi bagi tenaga pendidik SMA pada sub kegiatan pengembangan karir pendidik dan tenaga kependidikan SMA yang digelar Dinas Pendidikan Riau.
Kegiatan yang digelar mulai tanggal 18 sampai 20 November itu diikuti oleh 8 orang dari masing-masing kabupaten/kota.
Kegiatan ini memiliki sejumlah tujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam mengembangkan kemampuan mengelola pembelajaran. Lalu memberikan keterampilan dalam mengembangkan teknologi pendidikan.
Selanjutnya, memberikan keterampilan dalam mengembangkan teknologi pendidikan, meningkatkan kemampuan interaksi di lingkungan serta meningkatkan pemahaman guru tentang norma etika dan kode etik yang berlaku.
Para peserta akan menerima sejumlah materi dari beberapa narasumber berkompeten. Seperti, Feisal Ghozalyllb (Hons), LLM dari Puskurbuk Kemdikbud Jakarta serta Taufik Bambang M.Pd, Dra Lilik M.Pd dan Afrizal Tani dari LMPM Riau. Kemudian ada juga Citra Aris, M.Pd, Marwan M.Pd serta Muhammad Yuzar, M.Pd.
Kadisdik Riau, Zul Ikram, M.Pd membuka resmi kegiatan itu. Dia menyampaikan harapan agar dalam kegiatan ini ada nilai yang diambil para peserta.
"Baik guru yang makin diperbaharui kompetensinya, maupun bagi sekolah tempat mereka berasal. Dengan harapan, kompetensi yang baik itu juga berpengaruh pada kualitas siswa," tuturnya, Kamis (18/11/2021).
Zul Ikram juga mengapresiasi pilihan peserta yang merupakan guru atau wakil kepala sekolah yang menggawangi bidang kurikulum. Kurikulum itu menurutnya seperti CPU dalam komputer. Kalau CPU-nya lambat, maka akan berpengaruh pada akselerasi di sekolah. Sebaliknya, jika CPU memiliki performa baik dan cepat, maka pengembangan sekolah ke arah yang baik pun bisa lebih mudah dicapai.
"Karena itulah, tugas bidang kurikulum di sekolah teramat penting. Merubah wajah dan mutu pendidikan kata orang memerlukan waktu bertahun-tahun. Padahal sebenarnya tak perlu waktu lama jika semua pihak memiliki visi misi yang sama," kata Zul Ikram. **Prc7
Sambut Siswa Baru MPLS SMKN 1 Pangkalan Lesung Dimulai 6 Juli, Siap Masuk Serentak 13 Juli 2026
PELITARIAU, Pangkalan Lesung – SMK Negeri 1 Pangkalan Lesung resmi menetapkan .
Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Perkuat Merah Putih di Ajang Olimpiade Internasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah.
Polsek Gaung dan PGRI Teken Pedoman Kerja Sama Perlindungan Profesi Guru
PELITARIAU, Inhil - Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan a.
SMAN 1 Rengat Siap Sukseskan SPMB 2026, Usung Layanan Ramah Anak dan Integritas Tinggi
PELITARIAU, RENGAT - Selasa 9 Juni 2026 SMA Negeri 1 Rengat menunjukkan ke.
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, SD Negeri 193 Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Adiwiyata Nasional 2026
PELITARIAU, Pekanbaru - Sabtu 06 Juni 2026 Lingkungan sekolah yang sehat d.
Plt Gubernur Riau Lantik Puluhan Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri
PELITARIAU, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melakukan penyegaran be.









