Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Warga Sulit Dapatkan Air Bersih
PELITARIAU, Pelalawan - Ratusan warga di Dusun III Desa Sering Barat Kecamatan Pelalawan kini kesulitan air bersih. Sedangkan sumber air satu-satunya hanya berada di aliran sungai Kampar yang kualitas kebersihannya tidak terjamin.
Apalagi kondisi tersebut telah menyulitkan warga Dusun III Desa Sering Barat yang sangat membutuhkan air bersih sebagai sumber kebutuhan vital.
Sementara itu , Zanfi (38) salah seorang warga Dusun III Desa Sering Barat yang juga menjabat sebagai Wakil BPD desa sering barat Kecamatan Pelalawan saat menjelaskan kepada pelita riau,Rabu (18/02) mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga terpaksa membeli air isi ulang, sehingga menambah beban bagi warga.
Belum lagi sebagian mayoritas warga merupakan warga yang masih tergolong dalam kategori miskin. Untuk itu, saat ini masyarakat sangat mengharapkan adanya bantuan air bersih serta bantuan mesin pompa air bersih atau sumur bor dengan kapasitas besar dari instansi terkait, sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapat air bersih sebagai kebutuhan vital untuk kelangsungan hidup.
Belum lagi Dusun III Desa Sering Barat Kecamatan Pelalawan ini dikelilingi oleh perusahan-perusahaan industri perkebunan sawit, namun perhatian terhadap kami warga Dusun III Sering Barat baik dari perusahaan maupun pemerintah setempat sangatlah kurang." Kami juga sudah pernah mencoba mengajukan proposal dan bantuan kepada setiap perusaan dan ke pemerintahan namun hingga kini belum ada kejelasan,"ujarnya.
‘’Masak desa lain bisa dapat, kami yang dokat kota pangkalan kerinci kabupaten pelalawan ,dan soing dilewat jalan nyo samo bapak-bapak pejabat yang ado di Pelalawan ne tapi tak mau nengok kami yang tinggal di dusun III Desa Sering Barat topatnyo tinggal dibawah jembatan ne,’’ ujar warga.
"Jadi untuk kedepannya kami warga dusun III desa sering barat berharap kepada pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan tentunya agar dapat bisa memperhatikan lagi, sehingga tidak ada lagi desa-desa lain yang serupa nasibnya seperti disudun kami ini,"terangnya.***
Penulis: Andre winata
Editor: Alfi
Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bangun Box Culvert , Atasi Banjir Langganan di Sudirman Depan RS Awal Bros
PELITARIAU, PEKANBARU - Banjir langganan yang kerap melumpuhkan Jalan Jenderal S.
Ditlantas Polda Riau Bersama PUPR Berkolaborasi, Tindak Lanjuti Genangan Air Hujan di Depan RS Awal Bros
PELITARIAU, PEKANBARU – Respons cepat ditunjukkan Direktorat Lalu Lintas Polda.
Bupati Meranti Perjuangkan Status Jalan Nasional, Usulkan Ruas Strategis dan Jembatan Penghubung ke Kementerian PU
PELITARIAU,Pekanbaru - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, melakukan.
Hujan Lebat Guyur Pekanbaru 3 Jam, Dirlantas Polda Riau Turun Langsung Urai Kemacetan di Depan RS Awal Bros
PELITARIAU, Pekanbaru – Hujan deras dengan intensitas sangat lebat yang menggu.
Bupati Asmar Hadiri Sarasehan Kebangsaan MPR RI, Dorong Kemandirian Fiskal Daerah Melalui Skema Obligasi Daerah
PELITARIAU,Pekanbaru - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menghadir.
Tertibkan Tanpa Matikan Usaha, Pemko Pekanbaru Siapkan Lokasi Strategis Untuk PKL
PELITARIAU, Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menegaskan komitmennya.








