Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Ujian Kompetensi
14.824 Guru di Riau selesai Ikuti Ujian Kompetensi Tahap 1 PPPK
PELITARIAU, PEKANBARU - Ujian seleksi Kompetensi tahap 1 bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), telah selesai dilaksanakan. Total PPPK yang mengikuti ujian sebanyak 14.824 orang. Diikuti guru dari kabupaten dan kota se Provinsi Riau, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK/SLB sederajat. Untuk Pemprov Riau sendiri hanya menerima sebanyak 222 Guru PPPK.
Kepala Dinas Pendidikan provinsi Riau, Zul Ikram, mengatakan, pelaksanaan ujian sesuai dengan pengumuman pelaksanaan ujian kompetensi dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Tekonologi (Kemendikbud Ristek), tentang pelaksanaan seleksi kompetensi Guru ASN-PPPK tahun 2021.
“Untuk ujian seleksi ASN dan PPPK khusus di Provinsi Riau telah selesai dilaksanakan, sesuai dengan arahan dan petunjuk teknis dari Kementerian Pendidikan. Alhamdulillah semua berjalan lancar, tercatat ada sebanyak 14.824 guru yang telah menjalani ujian kompetensi," ujar Zul Ikram, Rabu (22/9/2021).
"Masing-masing peserta menjalani ujian di Kabupaten Kota, dengan pengawasan dari Diknas dan Inspketorat. Untuk kita di Riau menerima sebanyak 222 Guru PPPK, sedangkan Kabupaten Kota tergantung masing-masing daerah,” ucapnya.
Dijelaskan Zul Ikram, dalam pelaksanaan ujian Kompetensi Guru PPPK mulai dari kompetensi tahap 1 sampai kompetensi tahap 3, ada beberapa guru yang tidak bisa mengikuti ujian.
Hal ini dikarenakan guru yang akan mengikuti ujian, harus menunjukkan hasil pemeriksaan negatif COVID-19. Dari beberapa guru terpaksa harus menunda ujian karena terkonfirmasi positif rapid antigen. Termasuk faktor lain yang menyebabkan peserta tidak hadir.
“Sesuai dengan hasil rekap, ada beberapa peserta tak datang, dan diketahui bersangkutan ternyata tidak hadir faktor kendala rapid antigen positif ada terkonfirmasi dan harus menjalani isolasi dan faktor lain. Ada juga kesalahan jadwal, ada yang sakit," sebutnya.
"Selanjutnya, yang sakit minggu lalu diberikan kesempatan sesuai arahan Kemendikbud Dikti, diberikan ruang melaksanakan ujian susulan namun tidak semua hadir,” sebut Zul Ikram. **Prc7
Sambut Siswa Baru MPLS SMKN 1 Pangkalan Lesung Dimulai 6 Juli, Siap Masuk Serentak 13 Juli 2026
PELITARIAU, Pangkalan Lesung – SMK Negeri 1 Pangkalan Lesung resmi menetapkan .
Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Perkuat Merah Putih di Ajang Olimpiade Internasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah.
Polsek Gaung dan PGRI Teken Pedoman Kerja Sama Perlindungan Profesi Guru
PELITARIAU, Inhil - Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan a.
SMAN 1 Rengat Siap Sukseskan SPMB 2026, Usung Layanan Ramah Anak dan Integritas Tinggi
PELITARIAU, RENGAT - Selasa 9 Juni 2026 SMA Negeri 1 Rengat menunjukkan ke.
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, SD Negeri 193 Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Adiwiyata Nasional 2026
PELITARIAU, Pekanbaru - Sabtu 06 Juni 2026 Lingkungan sekolah yang sehat d.
Plt Gubernur Riau Lantik Puluhan Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri
PELITARIAU, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melakukan penyegaran be.









