Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Profil
Kapolsek Cantik ini Ternyata Masih Jomblo, Inilah prestasinya
PELITARIAU, INHU - Ipda Nadya Ayu, sosok wanita usia 23 tahun yang diberi amanah menjadi Kapolsek Batang Gansal di Indragiri Hulu, Riau. Umurnya memang tidak menjadi tolak ukur seseorang yang diberi tanggung jawab untuk menjadi pimpinan.
Ipda Nadya lahir di Kota Bengkulu tahun 1998 silam. Resmi menyandang status Kapolsek pada 16 Agustus lalu. Ini artinya, belum genap satu bulan Alumni Akpol 2020 itu menjadi Kapolsek Batang Gansal.
"Saya resmi menjabat Kapolsek pada 16 Agustus. Sebelumnya dinas di Mapolda Riau setelah lulus Juli 2020," kata Nadya mengungkapkan ceritanya, Rabu (15/9/2021).
Saat pertama bertugas, wanita yang akrab disapa Nadya itu mengumpulkan seluruh anggota. Total ada 23 orang anggotanya di Polsek Gansal.
Yang jadi tantangan, dari jumlah itu ada 6 anggota seumuran dengan orang tuanya. Nadya kemudian memanfaatkan momen langka itu untuk menambah pengalaman.
"Dari jumlah itu, ada sekitar 6 orang yang sebaya dengan ayah saya. Tentu menjadi pengalaman baru bagi saya karena harus memimpin anggota yang usianya di atas saya. Mungkin ini tak akan terulang lagi," imbuh Nadya.
Namun begitu, usia tak menjadi masalah. Mantan Danton Dalmas Dir Samapta itu mengaku justru dari para anggotanya itu mendapat banyak pengalaman dan ilmu.
"Sejak masih di Akpol, memang kita diberi tahu bahwa yang seperti ini pasti dialami. Artinya saya masuk berbekal teori dan di sini saya bisa dapatkan banyak ilmu serta pengalaman," katanya.
Wanita yang lahir dan dibesarkan di Kota Bangkulu itu mengaku, selama tugasnya tak pernah ada masalah. Sebab, ia selalu mengajak anggota untuk berdiskusi dan memecahkan masalah bersama.
Apalagi, di jajaran Polsek Batang Gansal ada salah satu Bhabinkamtibmas berprestasi, yakni Brigadir Syukri. Syukri beberapa kali dapat penghargaan dari Kapolri terkait kinerjanya sebagai Bhabinkamtibmas.
"Saya beruntung ada anggota yang sangat berprestasi, Brigadir Syukri. Jadi saya bisa belajar juga sama seperti dengan anggota lain, berdiskusi tentang tugas-tugas polri di lapangan," katanya.
Targetkan Kunjungi Daerah Pedalaman
Menjadi Kapolsek disebut jadi tantangan tersendiri bagi wanita empat bersaudara itu. Apalagi di daerahnya ada suku anak dalam talang mamak yang belum pernah dikunjunginya.
"Di sini ada suku anak dalam, saya ingin berkunjung untuk silaturahmi. Saya bilang sama anggota, kita ke sana. Tentu banyak program-program polri yang kami bawa," katanya.
Salah satu programnya adalah vaksinasi bagi masyarakat. Ia berharap program itu bisa sampai ke daerah-daerah terpencil di Batang Gansal.
Terakhir, saat disinggung soal pasangan hidup. Nadya hanya tersenyum malu-malu. Ia mengaku masih fokus pada pekerjaan.
"Belum menikah. Ya, 23 tahun jomblo," sebutnya. **Prc7
JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
PELITARIAU.com - KITA hidup di era ketika kecepatan mengalahkan kedalaman, dan s.
Duka atas Kebakaran SMA Negeri 1 Meranti dan Harapan Transparansi
PELITARIAU.com - Kebakaran yang melanda SMA Negeri .
Risnandar Mahiwa Pj Walikota, Terbukti Korupsi dan Dilupakan Masyarakat
PELITARIAU.Com - Sudah jatuh ditunggu kaca. Itu slogan anak-anak muda sekarang. .
Harlah KNPI, Iyai Mirza Berikan Kesempatan Pemuda Lampung Berpartisipasi Bangun Ekonomi Daerah
PELTARIAU, Lampung - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak pemuda di .
Konsistensi ASEAN dalam Mendukung Palestina
PENDERITAAN bangsa Palestina masih menjadi salah satu persoalan paling krusial d.









