Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bantuan Hibah Rp1,7 T Masih Dievaluasi
PELITARIAU, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau saat ini masih menunggu proses pencarian bantuan dana hibah dari luar negeri melalui Millenium Challange Corporation (MCC) sebesar Rp1,7 triliun. MCC merupakan badan bantuan luar negeri yang dibentuk Amerika Serikat (AS).
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy mengatakan, saat ini proposal bantuan hibah yang diperuntukkan membantu usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pembangunan infrastruktur di Riau itu, masih dievaluasi oleh tim Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Bantuan hibah Rp1,7 triliun dari Amerika Serikat masih berproses. Saat ini masih dibahas di Bappenas," katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, bantuan hibah tersebut masih diupayakan tim Bappenas untuk melihat bentuk dukungan dari MCC itu. Hal itu untuk melihat komponen mana yang sesuai dengan program MCC.
"Kita kan mengajukan proposal kebanyakan untuk infrastruktur dan pertanian. Itu yang menentukan tim yang ditunjuk di Bappenas, kira-kira cocok tidak dengan upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau, Taufiq OH mengatakan, dana tersebut te tentunya akan sangat membantu pembangunan di Riau. Karena pada tahun 2020 lalu, beberapa prioritas pembangunan yang ada di dinas yang ia pimpin banyak tidak terlaksana. Salah satu penyebabnya yakni akibat adanya refocusing anggaran untuk penanganan covid-19.
"Untuk Dinas PUPR Riau, refocusing yang dilakukan sekitar Rp500 miliar lebih," sebutnya.
Akibatnya, lanjut Taufiq, beberapa target pembangunan infrastruktur yang sebelumnya sudah direncanakan tidak dapat terwujud. Seperti pembangunan jalan sepanjang 53,51 km, hanya terealisasi sepanjang 25,93 km. Terbangunnya jembatan sebanyak enam unit, hanya terealisasi lima unit.
Kemudian pemeliharaan jalan sepanjang 38,15 km, hanya terealisasi 25,1 km. Pemeliharaan jembatan sebanyak enam unit, hanya terealisasi lima unit," paparnya. **prc4
Kejutan Hangat Kapolres Inhil Untuk Dandim 0314 di Hari Ulang Tahun ke-42, Wujud Soliditas TNI-Polri
PELITARIAU, TEMBILAHAN – Momen penuh kehangatan dan keakraban mewarnai Makodim.
Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
PELITARIAU,Jakarta - Audiensi Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, de.
Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Banglas, Satresnarkoba Polres Meranti Amankan Barang Bukti
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulau.
Perdagangan Karbon Diusulkan Jadi Solusi Ekonomi Pascapenutupan Panglong Arang di Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Penutupan panglong arang ilegal di Kabupaten Kepulaua.
Lapas Narkotika Rumbai Tebar Kepedulian Lewat Bhakti Sosial, Dukung 15 Program Aksi Kemenimipas 2026
PELITARIAU, Pekanbaru - Komitmen untuk menghadirkan pemasyarakatan yang humanis .
Polsek Batang Cenaku Dampingi Petani Cabai, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
PELITARIAU, Inhu - Bhabinkamtibmas Desa Aur Cina, Bripka Asril, melaksanakan pen.









