Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
ABK Kapal Jaring Ditangkap Polisi Karena Bacok Warga Rimbas Kampung Pakai Parang
PELITARIAU, Bengkalis - Berdasarkan laporan Polisi nomor 96/V/2021/SPKT/RIAU/RES-BKS, tanggal 29 Mei 2021, Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Bengkalis berhasil mengamankan 3 pelaku pengeroyokan menggunakan sebilah parang, dijalan Sei Arang Kelurahan Bengkalis Kota Kecamatan Bengkalis.
Kapolres Bengkalis melalui Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi mengatakan, hari sabtu tanggal 29 Mei 2021 Sekira pukul 01.00 wib Hendri (34), warga jalan Bengkalis kelurahan Rimba Sekampung melapor bahwa telah terjadi tindak pidana pengeroyokan terhadap adik kandungnya bernama Roni (24), yang mana menyebabkan tangan sebelah kanan korban luka robek akibat dibacok menggunakan sebilah parang yang dilakukan oleh 3 orang pelaku." katanya senin (31/5/2021).
AKP Meki Wahyudi kembali menjelaskan, pelaku diketahui salah satunya berinisial HI alias Reza, kemudian sekira pukul 04.30 wib piket Reskrim dan piket SPK mendatangi TKP, dan dari TKP didapat informasi bahwa yg melakukan pengeroyokan tersebut adalah ABK kapal jaring yg bersandar di pelabuhan Camat kecamatan Bengkalis.
"Dan setelah itu piket Reskrim mendatangi kapal jaring tersebut dan kemudian mengamankan 3 orang pelaku yg melakukan pengeroyokan tersebut dan kemudian pelaku dan barang bukti sebilah parang dibawa ke polres bengkalis untuk proses lebih lanjut." terang Meki.
Sementara itu, korban Roni (24), saat ditemui wartawan menuturkan akibat pengeroyokan tersebut ia mengalami 3 luka robek.
"Saya dibacok pakai parang, saya juga tidak kenal dengan pelaku, tiba-tiba saya diserang, dan mereka langsung melayangkan parang, saya tahan pakai tangan kanan, kalau tidak saya tahan mungkin leher saya yang putus.
"Ada 3 luka robek yang saya dapat, 2 ditangan kanan, 1 di belakang, dan 1 luka di tangan kanan harus dijahit 40 jahitan, saya minta pelaku harus di hukum setimpal dengan apa yang saya alami saat ini." papar Roni senin malam (31/5/2021.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku akan di jerat dengan Pasal 170 ayat 1 dan ayat 2 ke-2 KUHPidana."Barang siapa dengan terang terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap org atau barang dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun jika mengakibatkan luka berat. **prc4
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.









