Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Nyaris Dimassa, Ternyata Pria yang Diamankan Usai Dikepung Warga Bukan Pelaku Pembunuhan
PELITARIAU, Meranti - Pada Ahad (2/5/2021) malam, polisi mengamankan seorang laki-laki, Sub (42), tak jauh dari rumah korban pembunuhan di Segomeng, Rangsang Barat, Kepulauan Meranti, Riau. Saat itu, Sub hampir saja diamuk massa karena dituduh sebagai pembunuh terhadap ibu muda, Rs (27), yang merupakan tetangganya.
"Malam tadi ratusan warga mengepung rumah yang bersangkutan karena beredar info bahwa dia merupakan pelaku pembunuhan. Karena kita tak ingin terjadi sesuatu hal buruk, dia (Sub, red) kita amankan," ujar Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Prihadi Tri Saputra, Senin (3/5/2021).
Prihadi menegaskan bahwa Sub yang sempat diamankan dari amukan massa itu bukanlah pelaku pembunuhan terhadap Rs (27). Terlebih, Senin pagi polisi telah mengamankan seorang pemuda berinisial Suw (23) yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan.
Pasca ditangkap, Suw mengaku bahwa memang dia telah melakukan pencurian dengan kekerasan (curas) yang menyebabkan Rs meninggal dunia. Dari penangkapan ini, polisi juga menemukan beberapa barang bukti berupa perhiasan yang diduga milik korban dan anaknya.
"Tidak ada hubungan (Sub dengan Suw, red). Dia (Sub, red) masih di kantor, masih sebagai saksi. Sore nanti dia sudah bisa pulang. Sementara yang ditangkap Senin pagi telah mengakui perbuatannya," ungkap Prihadi.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ahad (2/5/2021) malam, ratusan warga mengepung rumah di Dusun Purwosari, Desa Segomeng, Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti. Pemilik rumah itu, Sub, disebut-sebut sebagai pelaku pembunuhan terhadap Rs (27) yang tak lain adalah tetangga sekaligus kerabatnya.
Informasi ini beredar dari mulut ke mulut. Selain itu, foto-foto terduga pelaku (Sub, red) juga beredar di medsos.
Ratusan warga tak sabar ingin memukul Sub. Beruntung malam itu Camat Rangsang Barat Ratna Juwita Sari ikut turun tangan mengamankan situasi. Sementara polisi bersenjata lengkap laras panjang baru bisa membawa Sub sekitar pukul 23.55 WIB. **prc4
Mobilitas Warga Meningkat, Polantas Karib Hadir Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir pekan membuat Kota Pekanba.
Kejutan Hangat Kapolres Inhil Untuk Dandim 0314 di Hari Ulang Tahun ke-42, Wujud Soliditas TNI-Polri
PELITARIAU, TEMBILAHAN – Momen penuh kehangatan dan keakraban mewarnai Makodim.
Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
PELITARIAU,Jakarta - Audiensi Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, de.
Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Banglas, Satresnarkoba Polres Meranti Amankan Barang Bukti
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulau.
Perdagangan Karbon Diusulkan Jadi Solusi Ekonomi Pascapenutupan Panglong Arang di Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Penutupan panglong arang ilegal di Kabupaten Kepulaua.
Lapas Narkotika Rumbai Tebar Kepedulian Lewat Bhakti Sosial, Dukung 15 Program Aksi Kemenimipas 2026
PELITARIAU, Pekanbaru - Komitmen untuk menghadirkan pemasyarakatan yang humanis .









