• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1185 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2594 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2963 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5533 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2492 Kali

  • Home
  • Riau Raya

Gubernur Keluhkan Mafia Tanah yang Kuasai Kebun Sawit Riau

Bambang S

Senin, 12 April 2021 20:14:43 WIB
Cetak
Gubernur Keluhkan Mafia Tanah yang Kuasai Kebun Sawit Riau
Gubernur Riau Syamsuar

PELITARIAU, Pekanbaru - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar meminta pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI untuk segera menurunkan tim inventarisasi kebun sawit di Provinsi Riau.

Pasalnya dari 3,4 juta Hektare (Ha) kebun sawit di Provinsi Riau, baru 9 ribu Ha HGU, dan 1 juta Ha lebih belum HGU. Kemudian 1,2 juta Ha ilegal atau berada di kawasan hutan.

Permintaan itu disampaikan Gubri Syamsuar saat pertemuan dengan Komisi II DPR RI terkait Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik di Masa Pandemi Covid-19, Persiapan Pelaksanaan Seleksi CPNS dan PPPK Tahun 2021, dan Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember 2020, di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (12/4/2021).

Gubri mengatakan, dengan inventarisasi kebun sawit ini diharapkan masalah mafia tanah di Bumi Lancang Kuning dapat diselesaikan.

"Sebab yang berkaitan dengan pemberantasan mafia tanah ini memang sangat dinantikan masyarakat Riau. Sebab tadi dikatakan DPR RI, dari 3,4 juta hektare lahan sawit di Riau, lebih kurang 9 ribu Ha diantaranya baru HGU, dan masih ada 1 juta Ha lagi yang HGU belum ada. Kemudian ada 1,2 juta Ha lagi kebun yang berada di kawasan hutan," jelasnya.

Karena menurutnya, dalam Undang-Undang Cipta Kerja memfasilitasi adanya penyelesaian kebun sawit yang berada di kawasan hutan.

"Saya sudah mengusulkan ke Menteri LHK, karena harapan saya agar PP maupun Permen terkait persoalan ini bisa mengakomodir usulan pemerintah daerah agar tidak terjadi kesenjangan pemilik kebun sawit yang mayoritas dimiliki pengusaha, yang sekarang masih perlu dilakukan inventarisasi antara pemerintah pusat dan daerah, agar clear and clean masalah ini," ujarnya.

Untuk itu, Gubri berharap melalui Komisi II DPR RI, agar nanti pemerintah pusat melalui KLHK segera membentuk tim yang berkerja dengan pemerintah daerah, agar persoalan kebun sawit di Riau clear dan clean.

"Dengan begitu, bagi pengusaha yang memiki kepemilihan tanah 100 Ha, atau perusahaan yang belum memiliki legal (izin) agar diberikan minimal 20 persen kepada masyarakat setempat sesuai Peraturan Menteri Pertanian. Karena kita melihat sekarang banyak HGU tanpa Plasma, makanya saya bilang ke pak Kanwil BPN Riau agar HGU yang diperpanjang harus diberikan Plasma, karena itu amanah Menteri Pertanian," tegasnya.

"Karena jika masalah ini tak diakomodir ada kekhawatiran kami seperti bom waktu, karena ada kesenjangan masyarakat yang tidak memiliki lahan karena dikuasi oleh pemilik modal besar (mafia tanah)," cakapnya. **prc4



Sumber : Cakaplah /  Editor : Orlando

[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Riau Raya

LAMR Kepulauan Meranti Serukan Rawat Tanaman Mangrove

Ahad, 26 Juli 2026 - 15:03:16 WIB

PELITARIAU, Meranti - Sempena Hari Mangrove Sedunia, Lembaga Adat Melayu Riau (L.

Riau Raya

Mobilitas Warga Meningkat, Polantas Karib Hadir Hingga Malam Hari

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:56:45 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir pekan membuat Kota Pekanba.

Riau Raya

Kejutan Hangat Kapolres Inhil Untuk Dandim 0314 di Hari Ulang Tahun ke-42, Wujud Soliditas TNI-Polri

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:02:20 WIB

PELITARIAU, TEMBILAHAN – Momen penuh kehangatan dan keakraban mewarnai Makodim.

Riau Raya

Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:28:17 WIB

PELITARIAU,Jakarta - Audiensi Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, de.

Riau Raya

Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Banglas, Satresnarkoba Polres Meranti Amankan Barang Bukti

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:20:16 WIB

PELITARIAU,Meranti -  Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulau.

Riau Raya

Perdagangan Karbon Diusulkan Jadi Solusi Ekonomi Pascapenutupan Panglong Arang di Kepulauan Meranti

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:09:07 WIB

PELITARIAU,Meranti -  Penutupan panglong arang ilegal di Kabupaten Kepulaua.

Terkini

  • +INDEX
LAMR Kepulauan Meranti Serukan Rawat Tanaman Mangrove
26 Juli 2026
Mobilitas Warga Meningkat, Polantas Karib Hadir Hingga Malam Hari
25 Juli 2026
Kejutan Hangat Kapolres Inhil Untuk Dandim 0314 di Hari Ulang Tahun ke-42, Wujud Soliditas TNI-Polri
25 Juli 2026
Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
24 Juli 2026
Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Banglas, Satresnarkoba Polres Meranti Amankan Barang Bukti
24 Juli 2026
Perdagangan Karbon Diusulkan Jadi Solusi Ekonomi Pascapenutupan Panglong Arang di Kepulauan Meranti
24 Juli 2026
Lapas Narkotika Rumbai Tebar Kepedulian Lewat Bhakti Sosial, Dukung 15 Program Aksi Kemenimipas 2026
24 Juli 2026
Polsek Batang Cenaku Dampingi Petani Cabai, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
24 Juli 2026
39 Pejabat Pemko Pekanbaru Dilantik, Wali Kota Agung Nugroho Tekankan Pelayanan Masyarakat
24 Juli 2026
Kapolda Riau Turun Langsung ke Rohil Dua Kasus Perusakan Mangrove 118 Hektare Terbongkar, Dua Tersangka dan Dua Excavator Diamankan
24 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
  • 2 Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Banglas, Satresnarkoba Polres Meranti Amankan Barang Bukti
  • 3 Perdagangan Karbon Diusulkan Jadi Solusi Ekonomi Pascapenutupan Panglong Arang di Kepulauan Meranti
  • 4 Wabup Muzamil Ajak Masyarakat Doakan Perjuangan Percepatan Pembangunan Jembatan Selat Akar pada HUT ke-14 Tasik Putri Puyu
  • 5 Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat: Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan di Hari Anak Nasional 2026
  • 6 DPP PKB Lantik H. Asmar Sebagai Ketua DPC PKB Kepulauan Meranti Periode 2026–2031
  • 7 Aslim SPd MM : Berani Bertarung Untuk Berprestasi

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved