Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Penampakan Cornelius Siahaan Si Polisi Koboi Pakai Seragam Dinas, Anggota Polsek Kalideres
PELITARIAU - Aksi Bripka Cornelius Siahaan, anggota Polsek Kalideres Jakarta Barat, menembak mati tiga orang di Kafe RM di wilayah Cengkareng, membuat suasana di Jakarta kembali geger.
Publik belum lagi melupakan penembakan 6 anggota laskar FPI di Tol Cikampek pada 7 Desember 2020 lalu, kini sudah kembali mendapat kabar penembakan yang cukup mengerikan.
Indozone kemudian menelusuri sosok Bripka Cornelius Siahaan. Pada sebuah fotonya yang beredar di media sosial, ia terlihat berfoto dengan memakai seragam Polri, bersama seorang wanita yang diduga istrinya. Foto itu diduga diambil di sebuah studio foto untuk dipajang di rumah mereka.
Pada sebuah fotonya yang lain, ia terlihat memakai batik warna kuning dan celana linen. Rambutnya belum gondrong seperti saat ia ditangkap.
Salah satu yang jadi sorotan dari sosoknya adalah leher betonnya. Leher beton itu terlihat jelas saat ia memakai baju tahanan warna oranye, dan dihadirkan dalam konferensi pers Polri dan TNI.
Dalam foto-fotonya, Siahaan terlihat menghadap membelakangi kamera wartawan. Rambutnya terlihat sudah dipotong. Sebelum pakai baju tahanan, rambutnya masih gondrong. Saat diamankan, dia memakai kaos hitam.
Mereka yang jadi korban tewas ditembak Cornelius adalah Martinus Riski kardo sinurat(anggota TNI AD /Keamanan RM kafe), Feri saut Simanjuntak (pramusaji), dan petugas kasir bermarga Manik.
Sedangkan satu korban luka adalah manager kafe bermarga Hutapea.
Aksi brutal ini berawal saat Cornelius datang sekira jam 02.00 WIB bersama temannya yang bernama Pegi dan langsung memesan minuman.
Karena kafe hendak tutup dan pelanggan lain sudah pada membubarkan diri, Cornelius ditagih bill pembayaran minuman sebesar Rp3.335.000.
Karena Cornelius tidak mau membayar, korban Martinus selaku keamanan menegur pelaku dan terjadi cekcok mulut.
Tiba-tiba Cornelius mengeluarkan senjata api dan ditembakkan ke arah ketiga korban secara bergantian.
Kemudian Cornelius keluar kafe sambil menenteng senjata api di tangan kanannya dan dijemput temannya dengan menggunakan mobil.
Kasus ini menuai sorotan dari Ketua Ind Police Watch (IPW), Neta S Pane. Menurut Neta, polisi yang diduga sebagai pelaku penembakan layak dijatuhi hukuman mati dan Kapolres Jakarta Barat harus segera dicopot dari jabatannya.
Ada dua alasan kenapa Kapolres Jakarta Barat harus dicopot menurut Neta. Pertama, sebagai penanggungjawab keamanan wilayah dia membiarkan ada kafe yang buka hingga pukul 04.00, padahal saat ini tengah Pandemi COVID-19.
Kedua, Kapolres kurang memperhatikan perilaku anak buahnya hingga terjadi peristiwa brutal yang diduga dilakukan anak buahnya di wilayah hukumnya," ujar Neta kepada Indozone.
Aksi brutal polisi koboi ini sangat memprihatinkan, kata Neta. Sebab, kasus tembak mati enam laskar FPI di Km 50 Tol Cikampek saja belum beres, kini Polda Metro Jaya masih harus menghadapi kasus tembak mati tiga orang di Cengkareng. Parahnya lagi korban yang ditembak oknum polisi itu adalah anggota TNI.
Untuk itu Polda Metro Jaya perlu bertindak cepat dan segera copot Kapolres Jakarta Barat yg bertanggungjawab terhadap keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut," imbuh Neta. **prc4
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.









