Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1085 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2733 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5284 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2425 Kali
Buang Limbah Dilingkungan Warga
Pabrik Karet PT TSR Rengat Disinyalir Alirkan Limbah B3 ke Sungai Indragiri
Limbah pabrik karet PT TSR Rengat yang sudah mengering
PELITARIAU, Rengat - Masyarakat yang tinggal di lingkungan pabrik karet PT. Tirta Sari Surya (TSR) desa Kuantan Babu Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri HuIu (inhu) Riau resah, keresahan masyarakat dilingkungan pabrik karet tersebut diketahui ternyata akibat pembungan limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) dari pengolahan karet mentah dibuang dilingkungan warga serta dialirkan ke sungai Indragiri.
Selain itu, bau limbah milik pabrik karet PT TSR akibat sejak puluhan tahun sudah mencekan serta mengganggu pernapasan warga dilingkungan pabrik. ketidak pedulian perusahaan terlihat juga dengan tidak adanya perusahaan dalam menyalurkan Cosial Sebelity Respon (CSR) kepada masyarakat.
Menurut masyarakat Desa yang berada dan tinggal di sekitar lingkungan pabrik karet PT.TSR, perusahaan tidak pernah peduli dengan lingkungan sejak berdirinya pabrik karet di lingkungan desa Kuantan babu, padahal warga menghirup udara yang tidak sehat akibat keberadaan pabrik tersebut serta sungai Indragiri dicemari oleh bahan kimia dari limbah pabrik.
"Pabrik karet PT TSR menggunakan tiga bahan kimia yang sangat berbahaya bagi manusia, bahan kimia yang digunakan adalah Cuka getah atau Zat Asam, Tawas sebagai Pemutih dan Soda Api untuk pelembut getah, bahan kimia ini digunakan untuk pengolahannya," jelas Sumber pelitariau.com Jum,at (9/1) di Rengat yang namanya minta dirahasiakan.
Selanjutnya kata Sumber, Pabrik karet PT TSR biasanya membuang limbah B3 dalam sebulan dua kali membuang limbah dari pak penampungan langsung kesungai, dimana limbah yang dibuang belum disterilkan, pembuangan limbah tersebut dilakukan oleh pihak perusahaan pada tengah malam sekitar pukul 12.00 WIB atau dini hari pada pukul 03.00WIB.
"Tidak usah sebutkan nama saya dek, tapi kalo mau informasi saya bisa memberikannya, saya bertanggung jawab atas informasi ini," katanya
Masyarakat lingkungan pabrik karet PT TSR tidak perduli dengan masyarakat desa, padahal sungai sebagai tempat membuang limbah tersebut, airnya digunakan warga Rengat dan Kuala Cenaku untuk kebutuhan sehari-hari, selain itu juga sungai digunakan untuk mencari ikan.
Hingga berita ini di terbitkan, pihak perusahaan pabrik karet PT TSR enggan dikonfirmasi, ketika dihubungi pelitariau pihak perusahaan melalui satpan penjaga pintu gerbang mengatakan kalau manajeman pabrik tidak ada di tempat.***
Penulis: Doni Ruby Saputra / Muhammad Anshori
BERITA LAINNYA +INDEKS
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.








