Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
AMI Goes To Rantau Langsat, Sekjen AMI Berharap Pendidikan di Desa Rantau Langsat Lebih Diperhatikan
PELITARIAU, Inhu - Anak Milenial Inhu (AMI) pergi mengunjungi sekolah-sekolah di Desa Rantau Langsat. Dimana di Dusun Bengayawan dan Dusun Nunusan merupakan dusun terpencil di Desa Rantau Langsat, terdapat sekolah-sekolah yang fasilitas pendidikannya masih sangat memprihatinkan, Selasa (15/12/2020).
Dari Kota Rengat, perjalanan ditempuh 2 jam melewati jalur darat menggunakan kendaraan roda empat dan 1 jam melewati sungai menggunakan pompong. Dimana di Dusun Bengayawan ini terdapat sekolah bernama SD Harapan Bangsa yang hanya memiliki 1 ruangan yang digunakan secara bergantian oleh murid-murid yang terdiri dari kelas 1 hingga kelas 4.
Hal ini disampaikan Said Abdul Hafiz Sekjen AMI kepada wartawan Rabu (16/12/2020) mengatakan murid-murid ini berjumlah 33 orang. Sebagian dari murid-murid ini pergi ke sekolah menggunakan rakit. Tidak jauh dari Dusun Bengayawan terdapat juga sebuah sekolah Literasi di Dusun Nunusan. Sekolah ini juga hanya memiliki 1 kelas yang digunakan secara bergantian.
Lanjut Sekjen AMI ini, beruntungnya, hadir guru kunjung yang masuk ke dusun-dusun ini yang berstatus honor komite. Pembelajaran dilakukan 5 kali dalam 1 minggu dari hari Senin hingga Jumat.
"Sayangnya jika air naik atau banjir murid-murid ini tidak bisa sekolah karena akses untuk ke sekolah yang cukup berbahaya. Di Dusun ini juga belum terdapat listrik, sehingga pada malam hari murid-murid harus mengerjakan tugas dan belajar menggunakan lampu pelita," ungkap Hafiz yang juga menjabat Presma STAI ini.
Dikatakannya, sinyal Handphone dan internet juga tidak dapat diakses dari tempat ini, sehingga sangat sulitnya murid-murid di Dusun-dusun ini untuk mendapatkan informasi. Mereka hanya dapat pembelajaran dari Guru mereka. Sehingga murid-murid disini semakin tertinggal informasi, keterampilan, cara Berpikir, dan pemahaman tentang zaman yang semakin berkembang.
Dijekaskan Hafiz, Murid-murid disana sangat antusias ketika Anak Milenial Inhu datang ke sekolah mereka. Kami membantu bapak guru dalam mengajar murid-murid mulai dari mereview pelajaran sebelumnya mengenai alphabet dan berhitung.
"Kami juga bermain bersama-sama murid-murid untuk mengajarkan kerjasama tim, kekompakan, dan cara berkomunikasi untuk dapat menang didalam permainan," ujarnya.
Hafiz Sekjen AMI berharap pendidikan-pendidikan di Desa Rantau Langsat ini dapat lebih diperhatikan. Karena pendidikan sangat penting dalam menciptakan generasi bangsa yang unggul, dan dari pendidikan pendidikan seseorang akan dibimbing, diarahkan, dan dibekali teori-teori bagaimana cara untuk membangun dan menjalani kehidupan yang baik dan layak. **Prc1/rls
Wali kota Pekanbaru Agung Nugroho, Kembali Pimpin IMI Riau Secara Aklamasi
PELITARIAU, Pekanbaru - Kepercayaan besar kembali diberikan kepada Wali Kota Pek.
Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Meranti Bantah " Tuduhan Itu Tidak Benar "
PELITARIAU,Meranti - Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan.
Riau Bhayangkara Run 2026: Sinergi Sehatkan Masyarakat, Kobarkan Semangat Riau Melawan Karhutla
PELITARIAU, PEKANBARU - Ribuan langkah penuh semangat kebersamaan memadati kawas.
Kebersamaan Polri dan DLHK Wujudkan Pekanbaru Kembali Bersih Usai Riau Bhayangkara Run 2026
PELITARIAU, PEKANBARU – Riau Bhayangkara Run 2026 sukses menyedot perhatian ri.
LAMR Kepulauan Meranti Berikan Dukungan Untuk Kapolres Baru dan Doa Untuk Kapolres Yang Lama
PELITARIAU,Meranti - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan M.
Wujudkan Polri Humanis: Satlantas Polres Pelalawan Tebar Ratusan Makanan Gratis di Jalintim
PELITARIAU, PELALAWAN - Di tengah teriknya Jalan Lintas Timur dan hiruk pikuk ke.









