Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1085 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2733 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5284 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2425 Kali
2 Unit Alat Berat di Disbun Inhu Raib
ilustrasi :
PELITARIAU, Rengat - Dugaan penyalah gunaan aset daerah di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau disalah gunakan, Aset tersebut adalah dua unit alat berat jenis Kobelco dipruntukan pengolahan lahan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani.
Ketua Pemantau Korupsi dan Nepotisme Kabupate Inhu Berlin Manurung Jum,at (2/1) kepada pelitariau.com menjelaskan kalau sampai saat ini dirinya tidak mengetahui keberadaan dua unit alat berat tersebut, Alat berat tersebut dipruntukan membantu kelompok tani dalam mengelola lahan pertanian. "Dimana dua alat berat itu sekarang, mengapa tidak disosialisasikan kepada kelompok tani ?," kata Berlin.
Menurut Berlin, Ada indikasi korupsi jika alat berat tersebut disewakan sebab, apapun namanya alat berat itu untuk di pinjamkan kepada petani dalam bentuk pembinaan petani. "Masyarakat perlu tau juga, apa syarat meminjam alat berat tersebut ?," tanya Berlin.
Informasi semantara, dua alat berat tersebut di pegang oleh Dinas perkebunan Inhu berasal dari hibah Provinsi Riau tahun 2012 dan hibah tahun 2014, namun sampai saat ini pengelolaan alat berat tersebut tidak transparan. "Kita akan laporkan masalah ini ke Kejaksaan Negeri Rengat, biar proses hukum yang menentukan pelanggaran hukumnya," jelas Berlin.
Sejumlah kepala desa (Kades) di Inhu yang melakukan pembinaan terhadap Kelompok Tani didesanya, mengaku tidak pernah di beri tahu tentang adanya pembiaan pemerintah dalam pengolahan lahan dalam bentuk pinjaman alat berat kobelco untuk mengelola lahan, batuan untuk kelompok tani juga jarang di terimanya baik dalam bentuk pupuk maupun alat-alat pertanian.
Seperti yang diungkapkan Kades Pulau Gajah Kecamatan Rengat Khairudin jum,at (2/1) mejelaskan kalau kelompok taninya kurang pembinaan, diakhir tahun 2014 ini salah satu kelompok taninya menerima 200 batang bibit kelapa sawit. "Pupuk tidak ada di bantu untuk kelompok tani desa kami," jelasnya.
Hingga berita ini di terbitkan Kadisbun Inhu Hendrizal dikonfirmasi enggan berkomentar lebih lajut di mana diletakan 2 unit alat berat tersebut, apakah disewakan apa di pinjamkan kepada kontraktor atau di pakai oleh pribadi untuk menggarap lahan perkebunan milik oknum pejabat. (Toni/Tim)
Editorial : Ramdana Yudha
BERITA LAINNYA +INDEKS
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.








