Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Janjikan Gaji Rp45 Juta, Identitas Anggota BIN Gadungan Terbongkar
PELITARIAU, Pekanbaru - Anggota Badan Intelijen Negara (BIN) gadungan, MS (40), diamankan di Pekanbaru setelah melakukan penipuan. Dia tak berkutik setelah bertemu anggota BIN asli.
Identitas MS terbongkar setelah dirinya menipu seorang warga Pekanbaru. Dia menjanjikan akan memasukkan korban menjadi anggota BIN dengan gaji Rp45 juta per bulan.
"Tersangka melakukan penipuan dengan mengaku sebagai anggota BIN," ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Jumat (10/7/2020).
Penipuan dilakukan MS pada Iswanto. Diawali pada awal Mei 2020, korban diajak bertemu dengan Mursidi di rumah pelaku untuk membicarakan pekerjaan menjadi anggota BIN.
Ketika itu, korban diiming-imingi gaji Rp45 juta. Syaratnya, korban harus menyetor terlebih dahulu untuk administrasi sebesar Rp17 juta.
Pada 11 Mei, korban menyerahkan satu unit laptop dan satu unit infokus sebagai biaya administrasi. Setelah itu, pelaku menjanjikan korban akan dilantik jadi anggota BIN pada tanggal 20 Juni.
Hingga waktu yang dijanjikan, korban tak kunjung dipanggil untuk dilantik dan serah terima jabatan.
Pada 8 Juli, korban mendatangi rumah pelaku di Jalan Panglima Gang Panglima, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki untuk menanyakan kabar pekerjaan yang dijanjikan.
Beberapa saat setelah itu, datanglah beberapa orang yang mengaku anggota BIN. MS pun ditangkap tanpa perlawanan dan dia diserahkan kepada pihak kepolisian.
Dari tangan pelaku diamankan sejumlah barang bukti di antaranya berupa saru kalung lencana besi bertuliskan BADAN INTELIGEN NEGARA REPUBLIK INDONESIA yang terdapat kartu dengan foto K Maulana Hady dan atas nama Hasjim Amir Makom sebagai Sekretaris Pribadi Presiden.
Satu buah kalung lencana plastik bergambar Burung Garuda pada bagian depan bertuliskan ”PELAKSANA PROGRAM PEMERINTAH KOMISI DISIPLIN PANGKAT” dan bagian belakangnya bertuliskan “FASILITAS ALAT NEGARA AGENT TESTER PRODUCT dan barang bukti lainnya.
"Tersangka sudah ditahan untuk proses penyidikan lebih lanjut," kata Sunarto. **prc4
sumber: cakaplah
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.









