Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
16 Daerah Terdampak Covid-19 di Sumbar Belum Terima Bantuan
PELITARIAU, Sumatera Barat - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) mulai menyalurkan bantuan Jaring Pengamanan Sosial (JPS) untuk masyarakat yang terdampak Covid-19. Dari 19 kabupaten/kota di Sumbar, bantuan baru disalurkan kepada tiga daerah atau masih ada 16 daerah yang belum menerima bantuan tersebut.
Pemprov menyerahkan bantuan itu melalui PT Pos Indonesia. Petugas pos mengantarkan bantuan ke alamat penerima. Tiga daerah yang telah mendapat bantuan adalah Padang Panjang, Sawahlunto, dan Agam.
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, mengatakan bahwa pihaknya menyerahkan bantuan ke tiga daerah tersebut karena data mereka sudah lengkap. Data yang ia maksud ialah data warga penerima bantuan.
"Tiga daerah itu paling awal melengkapi data dan persyaratannya," ujarnya saat melepas petugas pos untuk menyalurkan JPS Pemprov Sumbar di kantor gubernur, Sabtu (2/5).
Sementara itu, dari 16 daerah yang belum disalurkan bantuan, kata Irwan, ada sembilan daerah yang sudah menyerahkan data, yakni Pesisir Selatan, Dharmasraya, Pasaman, Pasaman Barat, Tanah Datar, Padang, Pariaman, Kota Solok, dan Payakumbuh.
Adapun tujuh daerah lagi belum menyerahkan data, yakni Mentawai, Kabupaten Solok, Sijunjung, Padang Pariaman, Solok Selatan, Bukittinggi, dan Limapuluh Kota.
"Semua daerah yang memasukkan data harus melalui proses verifikasi oleh tim agar tidak ada kekeliruan dalam pemberian bantuan," tutur Irwan.
Ia menjelaskan bahwa dana bantuan langsung tunai itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumbar. Terdapat 1.032.188 kepala keluarga penerima bantuan di 19 daerah di Sumbar dengan total bantuan dana Rp215 miliar.
Pada tahap pertama ini pihaknya menyerahkan bantuan untuk April dan Mei. Tiap kepala keluarga menerima Rp600 ribu per bulan.
Petugas pos menempelkan rumah penerima JPS itu dengan stiker agar tidak terjadi penyaluran bantuan ganda kepada masyarakat.
Kepala Bagian Humas Pemprov Sumbar, Jasman Rizal, mengatakan bantuan untuk daerah yang sudah menyerahkan data akan disalurkan mulai Senin (4/5).
Sementara itu, daerah yang belum menyerahkan data diminta segera menyerahkan data agar pencairan bantuan diproses dengan cepat. **prc4
sumber: cnnindonesia
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









