Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pasca Tidak Disediakan Lapak, Pedagang Tetap Membludak di Area Taman Jalur
PELITARIAU, Teluk kuantan - Bilangan Pasar Seni Taman Jalur Teluk Kuantan kembali diramaikan oleh pedagang pasca terjadinya kesemrawutan jalan protokol di Teluk Kuantan selama bulan suci Ramadhan 1441 H / 2020 M.
Dengan sudah kembali teratur rapinya para pedagang pasar kaget atau pasar ramadhan yang digelar setiap sorenya itu, meskipun sebelumnya Dinas Kopdagrin Kuansing sudah menyarankan untuk tidak berdagang di tempat umum, dan dinas tersebut tidak memfasilitasi lapak ramadhan seperti biasanya untuk para pedagang berjualan.
Namun setakad ini, para pedagang tetap menggelar pasar kaget tersebut dan berimbas terjadinya kerumunan orang disetiap sorenya. Maka dari itu Dinas Kopdagrin mengambil langkah untuk mengarahkan kembali para pedagang tersebut agar masuk berjualan ke area di bilangan Taman Jalur Teluk Kuantan tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Kadis Kopdagrin Kuansing, Azhar saat dikonfirmasi HarianTimes.com pada Rabu (29/4/2020) sore di Teluk Kuantan.
Kita hanya mengarahkan, tidak dipungut biaya kepada para pedagang sedikitpun. Sebab, pemerintah tau keadaan ekonomi masyarakat sekarang itu seperti apa," ucap Azhar.
Menurut Azhar, pihaknya terpaksa mengambil inisiatif untuk mengarahkan para pedagang untuk berdagang kembali ke dalam area Taman Jalur Teluk Kuantan tersebut. Dimana hal ini, sambung Azhar, agar tidak terjadi kerumunan warga terlalu banyak terutama di badan jalan.
"Memang selama pandemi Covid-19 terjadi, Pemerintah menghimbau kepada warga untuk tetap berada di rumah atau stay at home. Dan kita selaku Dinas Kopdagrin Kuansing juga sudah menganjurkan kepada para pedagang untuk hanya berjualan secara online atau cukup dari rumah saja," jelas Azhar.
Dimana hal ini, sebagai wujud dukungan terhadap instruksi pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. "Namun, masyarakat tetap berjualan. Maka dari itu, sebagai antisipasi kita akan terjadinya hal hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan karena padatnya jalan raya tersebut salah satunya. Maka dari itu kita arahkan kembali ke dalam area taman tersebut," jelas Azhar.
Dimana hal ini, sebagai wujud dukungan terhadap instruksi pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. "Namun, masyarakat tetap berjualan. Maka dari itu, sebagai antisipasi kita akan terjadinya hal hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan karena padatnya jalan raya tersebut salah satunya. Maka dari itu kita arahkan kembali ke dalam area taman tersebut," jelas Azhar.
"Dan kita hanya mengarahkan, bukan memfasilitasi untuk tempat berdagang. Itu gratis, tanpa dipungut biaya sedikitpun," kata Azhar mempertegas seraya mengakhiri. **prc4
Sumber: HarianTimes.com
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









