Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Di Pelalawan Bidan PTT Masih Banyak
PELITARIAU, Kerinci-Di Kabupaten Pelalawan, bidan-bidan PTT menyebar disetiap desa-desa hingga paling pelosok negeri yang sukar dijangkau. Mereka ditugaskan untuk membantu ibu melahirkan hingga selamat.
Mulai dari angkatan 2006, 2007, hingga angkatan tahun berikutnya, para bidan PTT ini berkutat dengan tugas yang berat, namun tak kunjung diangkat menjadi abdi negara.
"Kami meminta dukungan kepada Bapak Bupati Pelalawan dan DPRD Pelalawan agar nasib Bidan PTT ini bisa diperjuangkan menjadi CPNS. Karena mereka telah mengabdi cukup lama di negeri ini," tutur Direktur LSM Clean Governance Pelalawan dan juga tokoh masyarakat, Amril Mukmin, Senin (8/12).
Amril mengatakan bahwa bidan PTT yang telah mengabdi di Pelalawan mulai dari angkatan 2006, angkatan 2007 serta angkatan tahun lainnya yang telah menekuni profesi lebih dari 7 atau 8 tahun, tak kunjung dipekerjakan sebagai abdi negara. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, imbuhya. masih ada 41 ribu bidan yang masuk kategori Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang meminta untuk diangkat menjadi CPNS.
"Pengabdian mereka besar sekali untuk pelayanan kesehatan, mereka berjuang untuk kurangi angka kematian ibu dan anak, kurangi gizi buruk, dan banyak lagi. Mereka bekerja untuk rakyat. Sekali lagi pengabdian mereka luar biasa, semestinya menjadi bahan pertimbangan pemerintah agar mereka ini diberikan seragam CPNS," ujar Amril Mukmin.
Ia mengaku heran kenapa dokter PTT, guru PTT bisa diangkat menjadi PNS, sementara bidan PTT susah sekali. Ia menegaskan, dengan diangkat menjadi PNS, maka bidan PTT akan semakin termotivasi untuk berkontribusi memberikan pelayanan kesehatan di masyarakat, mengingat problem kesehatan masyarakat secara umum masih sangat tinggi. Menjadi pekerjaan bersama untuk bisa mengurai soal kesehatan tersebut. (kor. htl)
Editorial: rio ahmad
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.









