• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1112 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2395 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2765 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5323 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2436 Kali

  • Home
  • Nasional
  • Pekanbaru

Peneliti Sebut Lubang Ozon Bumi Mulai Tertutup, Kenapa?

Bambang S

Senin, 30 Maret 2020 12:51:33 WIB
Cetak
Peneliti Sebut Lubang Ozon Bumi Mulai Tertutup, Kenapa?
Ilustrasi Bumi

PELITARIAU , - Sebuah makalah ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal Alam yang dikutip, saat ini di lapisan ozon Bumi semakin tertutup. Lalu, apakah ini menjadi pertanda buruk bagi keberlangsungan hidup di seluruh dunia?

Jawabannya tentu tidak. Lebih, ozon yang tertutup menandakan kondisi Bumi mulai membaik.


Lapisan ozon adalah perisai pelindung di Bumi, bekerja untuk menyerap sebagian besar radiasi ultraviolet yang dipancarkan matahari. Tertutupnya ozon berpartisipasi dalam memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh pemanasan global. Tanpa lapisan ozon, semua makhluk yang ada di Bumi takkan bisa bertahan hidup.


Di masa lalu, penggunaan zat chlorofluorocarbon (CFC) oleh manusia, telah menyebabkan lapisan ozon rusak dan bisa mengancam keberadaan makhluk hidup. Akibatnya, pada 1987 dibuat sebuah perjanjian internasional yang disebut “Protokol Montreal”, bertujuan untuk melarang manusia menggunakan zat CFC yang dinilai bisa merusak lapisan ozon.


“Kami menemukan tanda-tanda adanya perubahan iklim di belahan Bumi selatan, khususnya dalam pola sirkulasi udara. Ini menunjukkan bahwa pola sirkulasi udara yang berubah disebabkan oleh lubang ozon yang menyusut setelah diterapkannya Protokol Montreal,” ujar Antara Banerjee, CIRES Visiting Fellow di University of Colorado Boulder yang juga bekerja di National Oceanic and Atmospheric Administration, kepada Independent.


Banerjee menjelaskan, aliran jet stream (arus angin atau sirkulasi atmosfer) di belahan selatan Bumi secara bertahap bergeser ke Kutub Selatan pada dekade terakhir abad ke-20. Ini terjadi karena penipisan lapisan ozon secara global.


Studi yang dilakukan Banerjee menemukan bahwa pergerakan tersebut mulai berhenti sejak tahun 2000, dan bahkan mungkin berbalik. Jeda pergerakan dimulai sekitar waktu yang sama, yakni ketika lubang ozon mulai pulih.


“Emisi zat perusak ozon CFC yang bertanggung jawab atas lubang ozon mulai menurun sekitar tahun 2000, terima kasih sudah menerapkan Protokol Montreal,” ujarnya. “Bukan hanya ozon yang telah memengaruhi jet stream, CO2 juga memiliki efek tersendiri. Tampaknya telah terjadi tarik menarik antara pemulihan ozon yang memengaruhi pergerakan jet stream ke satu arah (ke utara) dan peningkatan CO2 yang menarik ke arah lain (ke selatan).”


Jeda dalam pergerakan jet stream yang bergeser karena dua kekuatan tersebut saat ini terpantau seimbang. Artinya, jika ini terus dipertahankan ada kemungkinan di masa depan lapisan ozon akan pulih sepenuhnya. Ini dapat berpengaruh pada iklim global, dan memperbaiki kerusakan yang telah manusia lakukan pada Bumi.


"Poin terpenting dari penelitian ini, adalah lubang ozon yang telah menyusut dan telah diterima Protokol Montreal," ungkap Banerjee. “Ini membuktikan bahwa perjanjian internasional telah berhasil dan dapat membalikkan kerusakan yang telah kita lakukan terhadap planet kita. Itu pelajaran bagi kita semua yang mudah diterapkan yang dapat diterapkan pada emisi gas rumah kaca untuk mengatasi perubahan iklim. " ** prc4


sumber: kumparan



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:56:13 WIB

PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.

Nasional

Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:33:46 WIB

PELITARIAU,  Bogor -  Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.

Nasional

Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:18:41 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.

Nasional

Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:05:32 WIB

PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.

Nasional

Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:12:43 WIB

PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.

Nasional

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Ahad, 21 Juni 2026 - 20:46:07 WIB

PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.

Terkini

  • +INDEX
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
05 Juli 2026
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
04 Juli 2026
Melihat Bhabinkamtibmas Polsek Batang Cenaku Rutin Dampingi Peternak Ikan
04 Juli 2026
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
04 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
04 Juli 2026
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
04 Juli 2026
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
04 Juli 2026
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
04 Juli 2026
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
03 Juli 2026
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
03 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
  • 2 Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
  • 3 Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
  • 4 27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
  • 5 PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
  • 6 Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, DPRD Bentuk Pansus Bahas Tujuh Ranperda
  • 7 Polsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram di Selatpanjang Timur

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved