Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Jokowi Putuskan Bank dan Leasing Tunda Tagihan kepada Debitur Selama Setahun
PELITARIAU, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyambut sudah mengintervensi lembaga perbankan dan nonperbankan melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengakses tagihan kredit untuk debitur selama perpindahan. Dia mengatakan, meminjamkan dikreditkan ke mereka yang memiliki nilai kredit di bawah Rp10 miliar.
"OJK akan memberikan kelonggaran, kredit relaksasi untuk usaha mikro, usaha kecil, untuk kredit nilai di bawah Rp10 miliar. Kredit baik yang diberikan oleh perbankan atau industri keuangan nonbank. Akan diberikan pinjaman cicilan untuk satu tahun dan transfer bunga," kata Jokowi saat memberikan arahan kepada para gubernur melalui telekonferensi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (24/3).
Jokowi meminta banyak pembicaraan tentang pekerja transportasi seperti ojek, pengangkutan hingga pengendara yang punya masalah kredit kendaraannya di tengah pandemi virus Corona. Jokowi meminta mereka tidak perlu karena membayar bunga dan angsuran diberikan kelonggaran selama disetujui.
"Beberapa skenario juga telah kita hitung, kita kalkulasi mengenai prediksi dari Covid-19 di negara kita, Indonesia April seperti apa, Mei seperti apa, skenario buruk seperti apa, skenario sedang seperti apa, skenario ringan seperti apa? Dan saya kira kita ingin kita berada pada skenario yang ringan," kata Jokowi.
Mantan gubernur DKI Jakarta ini juga sudah menghitung penurunan daya tahan ekonomi berdasarkan provinsi. Dia mencontohkan skenario sedang yang akan terjadi di daerah-daerah dengan daya tumbuh ekonomi dari perburuhan.
"Kalau skenarionya sedang yang terparah nanti akan berada di Nusa Tenggara Barat. Itu akan ada penurunan pendapatan kurang lebih 25 persen. Karena hitungan kita kita mampu bertahan Juni-September," kata Jokowi.
Lalu untuk daerah yang paling banyak petani dan nelayan, dapatkan skenarionya sedang, yang terparah adalah Kalimantan Barat. Jokowi memprediksi akan ada penurunan pendapatan hingga 34 persen dengan daya tahan Oktober hingga November.
"Kemudian pedagang mikro, pedangang kecil, jika skenarionya sedang yang berat di Kalimantan Utara dengan penurunan pendapatan hingga 36 persen. Dan kemampuan bertahan pada Agustus hingga Oktober," kata dia. ** prc4
sumber: jpnn.com
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









