Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Proyek Semenisasi Dikerjakan Dengan Pola PKT, Ini Penjelasan Kades Jatirejo
PELITARIAU, Inhu - Tim pemantau pelaksanaan pembangunan kecamatan terdiri dari Kasi Pemerintahan Kecamatan, Pendamping Kecamatan dan Pendamping Desa, Kades, Kaur Pembangunan Desa, LPM, BPD meninjau pelaksanaan proyek Padat Karya Tunai di Desa Jatirejo Kec Pasirpenyu Kab Inhu, Selasa (26/11/2019).
Dalam kesempatan ini Kepala Desa Jati Rejo mengatakan bahwa program Padat Karya Tunai bisa membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian warga desa.
Dengan sistem padat karya tunai ini turut membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada di desa. "Uang yang digelontorkan bisa terus berputar di desa dan menghidupkan kembali ekonomi di desa," kata Eko dalam keterangan tertulis, Selasa (26/11/2019).
Saat ini lagi dikerjakan melalui pola Padat Karya Tunai (PKT) Proyek pembangunan di Desa Jatirejo sendiri yakni pengecoran jalan desa yang menelan anggaran Dana Desa TA 2019 sebesar Rp 147,947,760 juta dengan panjang 460 meter dengan lebar 2,5 meter dan tinggi 0,12 sentimeter.
"Proyek itu dalam pelaksanaannya telah dilakukan secara swakelola atau padat karya tunai dengan memberikan upah bagi masyarakat desa yang bekerja sebesar 30% dari nilai proyek pembangunannya," ujarnya.
Eko menjelaskan, pengerjaan dari program padat karya tunai sendiri melibatkan warga setempat agar bisa langsung dirasakan manfaatnya.
Dari upah program padat karya tunai tersebut masyarakat desa setempat baik laki laki maupun perempuan (Mak mak-Red) akan mendapatkan sumber pendapatan baru dari proyek dana desa. Sehingga dari pendapatan tersebut bisa dipergunakan untuk pengeluaran sehari-hari serta efeknya bisa menggerakkan perekonomian di desa tersebut.
Pengerjaannya tidak boleh melibatkan kontraktor. Pengerjaannya harus dilakukan secara swakelola oleh masyarakat desa dan 30% dari nilai proyek tersebut wajib digunakan untuk membayar upah buat masyarakat yang ikut bekerja harus dibayar harian setelah proyek selesai."Kalau perlu untuk materialnya juga harus dibeli dari desa tersebut kalau tidak ada di desa beli di tingkat kecamatan," pungkasnya.**(prc3)
Wamen Komdigi Nezar Patria: Masa Depan Riau Tak Hanya Ditentukan SDA, Tapi Kualitas Manusia Jaga Marwah dan Tuah
PELITARIAU, PEKANBARU - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) sekaligus.
Bupati Asmar Sambut Kapolres Baru Kepulauan Meranti, Kenang Dedikasi AKBP Aldi Alfa Faroqi
PELITARIAU,Meranti - Suasana haru sekaligus penuh optimisme mewarnai acara kenal.
Ketua DWP Meranti Ajak Anggota Tingkatkan Kreativitas Lewat Pertemuan Rutin
PELITARIAU,Meranti - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kepulau.
Wabup Muzamil Temui Komisaris PLN Andi Arief, Laporkan Kondisi Listrik di Meranti
PELITARIAU,Jakarta - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, mengambi.
Disambut Meriah Dengan Tradisi Melayu, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita Resmi Tiba di Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Kehadiran Kapolres Kepulauan Meranti yang baru, AKBP Gede P.
Wapres Gibran Tinjau Program MBG dan Sarana Pendidikan di Rokan Hilir, Didampingi Plt Gubernur Riau SF Hariyanto
PELITARIAU, ROKAN HILIR – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming .









