Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pemerhati Pendidikan Berharap Disdikbud Semalatkan SMA Serumpun Air Molek
PELITARIAU, Inhu – Kepala Sekolah SMA Serumpun Air Molek yang berlokasi di Desa Serumpun Jaya Kec Pasir Penyu Kab Inhu memaparkan sebagian sekolah swasta di Kab Inhu-Riau pada tahun ajaran baru 2019-2020 ini lagi menjerit atas kekurangan siswa baru. sementara jadwal pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2019–2020 sudah berakhir.
Diduga Ini dampak dari penerapan sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Di SMA Serumpun ada penurunan jumlah siswa baru cukup siknifikan jauh dibandingkan dengan tahun lalu.
“Hal tersebut dirasanakan sekolah swasta seperti di SMA Serumpun Air Molek Kecamatan Pasir Penyu, baru ada 7 siswa yang daftar. tahun lalu untuk rombongan belajar (rombel) kelas VII bisa mencapai belasan siswa. Lambatnya keterisian pagu ini karena dampak peta zonasi berubah,”kata Isroihan Iskandar S Ag, Jumat (19/7/2019).
Untuk menambah siswa baru SMA Serumpun sampai saat ini masih membuka dan menerima kalau ada siswa baru mendaftar apalagi sekolah swasta sudah dikepung sekolah swasta besar yang pagunya besar. Makanya, kami harus membuka pendaftaran hingga pra masuk sekolah. ujarnya.
Sementara, Pemerhati Pendidikan Kab Inhu A Malik S Pd menyatakan memang nasib sekolah swasta perlu di perhitungkan dengan opsi mergerisasi sekolah yang dianggap kurang siswa. Semisal, jika ada sekolah swasta dalam satu yayasan yang kurang, maka antar sekolah di-merger.
”Sehingga bisa saja mergerisasi itu dinegerikan. Jadi bisa efisien dari segi biaya. Guru dan sarprasnya sudah ada dan pemaksimalan sekolah bisa lebih cepat,” ujarnya.
Seharusnya tugas untuk keseimbangan pemerataan agar terpenuhi kegiatan belajar mengajar di sekolah swasta juga menjadi pekerjaan rumah. Disdikbud harus mendata sekolah mana saja yang belum terisi. Bukan semata tanggung jawab pengelolah yayasan dan kepala sekolah yang terus mengoptimalkan dan mensosialisasikan ke semua masyarakat, Disdikbud berperan untuk mendorong masyarakat harus mau mendaftarkan siswa baru kesekolah swasta. apalagi kesediaan sekolah swasta bisa menurunkan biaya dan bersedia menggratiskan siswa yang tidak mampu, Tegas A Malik.**
Sambut Siswa Baru MPLS SMKN 1 Pangkalan Lesung Dimulai 6 Juli, Siap Masuk Serentak 13 Juli 2026
PELITARIAU, Pangkalan Lesung – SMK Negeri 1 Pangkalan Lesung resmi menetapkan .
Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Perkuat Merah Putih di Ajang Olimpiade Internasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah.
Polsek Gaung dan PGRI Teken Pedoman Kerja Sama Perlindungan Profesi Guru
PELITARIAU, Inhil - Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan a.
SMAN 1 Rengat Siap Sukseskan SPMB 2026, Usung Layanan Ramah Anak dan Integritas Tinggi
PELITARIAU, RENGAT - Selasa 9 Juni 2026 SMA Negeri 1 Rengat menunjukkan ke.
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, SD Negeri 193 Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Adiwiyata Nasional 2026
PELITARIAU, Pekanbaru - Sabtu 06 Juni 2026 Lingkungan sekolah yang sehat d.
Plt Gubernur Riau Lantik Puluhan Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri
PELITARIAU, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melakukan penyegaran be.









