Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Apel 17 Hari Bulan,Wabup Meranti Ajak Pegawai Tingkatkan Kesadaran Serta Perbaiki Kualitas Hidup
PELITARIAU, Meranti - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim bertindak sebagai Pembina Apel 17 Hari Bulan dilingkungan Pemkab. Meranti, dalam kegiatan dalam rangka pembinaan kedisiplinan dan melaksanakan kewajiban pegawai itu, Wakil Bupati mengajak Pegawai untuk meningkatkan kesadaran dengan terus memperbaiki kualtas hidup, bertempat dihalaman Kantor Bupati Meranti, Kamis pagi (17/1/2019).
Hadir dalam apel tersebut, Para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekdakab. Meranti, Jajaran Pejabat Eselon II dan III Dilingkungan Pemkab. Meranti serta Pegawai PNS dan Non PNS.
Seperti dikatakan Wakil Bapati dihadapan seluruh Pegawai PNS dan Non PNS dilingkungan Pemkab. Meranti, Apel ini adalah dalam rangka pembinaan disiplin pegawai dan melaksanakan kewajiban sebagai abdi negara untuk itu ia berharap terbentuk kesadaran dan disiplin dalam bekerja.
"Mari maknai kegiatan ini jangan hanya sekedar seremonial tapi mampu memupuk kesadaran kita sebagai abdi negara,"ucap Wakil Bupati.
Seterusnya, Wakil Bupati mengajak semua pegawai untuk terus memperbaiki kualtas hidup, baik sebagai manusia, anggota masyarakat dan abdi negara yang disumpah setia melayani masyarakat.
Kesadaran sebagai manusia dan anggota masyarakat dengan cara menjaga silahturahmi dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada maha pencipta.
"Mari kita tingkatkan ketaqwaan dengan meramaikan masjid karena itu merupakan wujud tanggungjawab kita kepada yang maha pencibta," ucapnya.
Dipagi yang cerah itu tak lupa H. Said Hasyim yang sudah lama malang melintang didunia birokrasi itu mengingatkan kepada seluruh staf untuk terus melakukan introspeksi diri dengan mengevaluasi segala prestasi dan kekurangan untuk diperbaiki dimasa yang akan datang.
"Kekuarangan hendaknya dirobah karena hari yang lalu tidak akan pernah kembali sampai akhir dunia, dihari kesadaran ini mari kita renungkan apa yang telah kita lakukan sebagai manusia, anggota masyarakat dan abdi negara yang telah disumpah untuk melayani masyarakat," tegas Wabup.
Sebagai manusia biasa sebagai abdi negara acap kali lupa dan terlena dengan kemilau dunia, oleh karena itu Wabup juga mengingatkan kepada seluruh pegawai jangan tertipu dan lalai.
""Jangan lalai dan tertipu oleh kemilau dunia, karena apa yang kita lakukan hari ini sangat penting sebagai penentu hari berikutnya yang lebih bahagia," jelasnya lagi.
Akhir kata Wabup kembali mengajak kepada seluruh pegawai sebagai abdi negara untuk senantiasa meningkatkan kesadaran dan menyadari tugas serta fungsinya sebagai pelayan masyarakat.
"Marilah kita tingkatkan kesadaran jangan sia siakan waktu jalankan pekerjaan dengan penuh tanggungjawab dan keikhlasan," pungkasnya. (Humas Pemkab. Meranti).
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.









