• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 948 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2087 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2436 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5008 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2291 Kali

  • Home
  • Riau Raya
  • Rokan Hilir

Petani Rohil Kecewa Diduga Ada Ketidak Transparan Harga TBS dari PKS

Jarmain

Rabu, 10 Oktober 2018 14:50:31 WIB
Cetak
Petani Rohil Kecewa Diduga Ada Ketidak Transparan Harga TBS dari PKS
Foto Internet (Buah Kelapa Sawit)
Pelitariau, Rohil - Ketidak transparanan harga Tandan Buah Segar (TBS) dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) membuat para petani dirugikan. Masyarakat berharap Dinas Pertanian, Perkebunan dan Pangan Rohil Jangan Tidur.
 
Demikian itu sudah lama di keluhkan oleh petani se-Indonesia terkhusus petani yang ada di Kabupaten Rokan Hilir. Kata Direktur Eksekutif the Rokan Institute, Adharsam Rabu (10/10).
 
Pihaknya menyayangkan harga ditingkat petani ditetapkan oleh pembeli buah (Pemilik RAM)  dengan sesuka hati mereka tanpa ada pengawasan dari pihak - pihak terkait yaitu Dinas Pertanian, Perkebunan dan Pangan Kabupaten Rohil.
 
"Petani hanya berada pada posisi pasrah tampa pernah dilibatkan dalam persoalan harga buah. Tentunya berharap agar Pemerintah Rohil lebih peduli dengan nasib para peserta Perkebunan ini," Ujarnya.
 
Menurutnya, pembelian tandan buah segar (TBS) pekebun kelapa sawit sudah diatur oleh  Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01/Permentan/KB120/1/2018 tentang Pedoman Penetapan  Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun. 
 
Sedangkan harga ditetapkan dinas perkebunan provinsi berdasarkan rendemen dan umur tanaman yakni menurut pasal 13, TBS yang diterima  di pabrik harus memenuhi persyaratan : jumlah brondolan paling sedikit 12,5% dari berat TBS yang diterima,  tandan terdiri atas buah mentah 0%, buah matang paling sedikit 95%, dan  buah lewat matang paling banyak 5%, tandan tidak bergagang lebih dari 2,5cm, dan tidak terdapat tandan kosong. 
 
"Kondisi jalan yg rusak dan jarak yang jauh kepabrik menjadi alasan pembeli buah (pihak RAM) menetapkan harga yang tidak berkeadilan,"Terangnya.
 
Untuk itu, Adharsam mengharapkan agar Dinas terkait perlu berperan aktif dalam membantu masyarakat pekebun kelapa sawit dengan cara memberikan pendidikan dan pendampingan sebab dilapangan lanjutnya menambahkan pihaknya menyaksikan dimana pekebun hannya pasrah dengan sistem yang telah dikuasai oleh pemodal yang mana  mereka hannya mampu berkeluh kesah tanpa ada perhatian pemerintah.  
 
" Kita mengharapkan pekebun kelapa sawit dapat diletakkan sebagai mitra yang saling menguntungkan dari mata rantai produksi CPO," Harap Adharsam sampai saat ini belum terealisasi.
 
"Kemudian dia menyarankan agar petani membentuk kelompok tani dan koperasi adalah jawaban dari lemahnya daya tawar pekebun saat ini. Desa/ Kepenghuluan juga untuk segera membentuk BUMDes/ BUMKep yang bisa membeli TBS Pekebun dgn mitra pabrik yang ada sebab daerah Rohil sebagai daerah perkebunan kelapa sawit yg luas harus segera mengentaskan praktek-praktek yang merugikan pekebun kelapa sawit," Paparnya dalam usaha memakmurkan petani sawit.
 
Dinas pekebunan harus memiliki pusat informasi dan aduan untuk merespon persoalan pekebun kelapa sawit. Persoalan lahan,  bibit dan penjualaan  hasil pekebun harus kita bantu mencarikan solusinya bersama2. Dana petani yang dipungut dari tiap kilo TBS yg mereka jual, yang dikelola BPDPKS mari kita sama2  baik pemerintah, NGO dan media melobynya untuk dapat dinikmati pekebun didaerah kita dalam bentuk : replanting,  peningkatan SDM pekebun,  bantuan bibit serta pemetaan lahan yang mereka miliki agar tidak terjadi konflik. 
 
"Petani harus menjadi mitra bagi pengusaha PKS, Petani harus  berorganisasi dengan membentuk koperasi atau kelompok tani.
Sebab selum semua petani yang ikut dalam asosiasi,  kelompok atau serikat tani," paparnya.
 
Dilapangan sambungnya menekankan bahwa Harga TBS harus selalu dipantau dan diketahui masyarakat dgn transparan dan berkeadilan makanya Pabrik yang ada diRohil juga harus diwajibkan membina BUMKep yg telah ada.
 
"Belum, petani kita minim informasi dan akses. Pemerintah daerah juga belum maksimal dalam memberdayakan pekebun sawit. Dengan tingkat pendidikan serta kurangnya  informasi yg mereka terima,  akhirnya pekebun hanya menjalankan rutinitas mereka tanpa ada pembinaan yg berkelanjutan," Imbuhnya.
 
 
Untuk itu agar harga jual TBS wajar, contohnya seperti Tandan /brondolan segar dalam karung harus bebas sampah/tanah/benda lain dan berat TBS lebih dari 3kg per tandan. Adharsam juga menyarankan  para pekebun kelapa sawit swadaya/mandiri perlu bergabung dengan kelembagaan pekebun yang bisa bermitra dengan perusahaan perkebunaan.  
 
"Pemerintah daerah wajib memfasilitasi sebab sudah Triliunan dana yg telah dikumpulkan hendaknya dapat kembali kepekebun dengan manfaat yg lebih banyak,"ujarnya.***Jr



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Riau Raya

Sat Lantas Polres Inhu Perkuat Pelayanan Prima dan Siap Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026

Kamis, 04 Juni 2026 - 09:51:02 WIB

PELITARIAU, INDRAGIRI HULU – Satuan Lalu Lintas Polres Indragiri Hulu memperku.

Riau Raya

Salam Perpisahan di Lapangan Apel: Dirlantas Polda Riau Iringi Langkah Purnabakti AKP Darmainil dan AKP Jalinus

Kamis, 04 Juni 2026 - 09:35:11 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Suasana haru dan penuh penghormatan mewarnai pelaksana.

Riau Raya

Polsek Merbau Aktif Dampingi Petani Jagung Untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Kamis, 04 Juni 2026 - 08:18:35 WIB

PELITARIAU,Meranti - Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan dan Swasemb.

Riau Raya

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Digelar Serentak di Riau, Fokus Pada 10 Sasaran Prioritas Pelanggaran Lalu Lintas

Rabu, 03 Juni 2026 - 20:45:34 WIB

PELITARIAU, PEKANBARU – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Ope.

Riau Raya

MAN 1 Indragiri Hilir: Meniti Prestasi, Membangun Masa Depan Gemilang

Rabu, 03 Juni 2026 - 20:24:06 WIB

PELITARIAU, INDRAGIRI HILIR – Semangat juara terus terpancar dari koridor MAN .

Riau Raya

Ismiatun Tegaskan Komitmen Dukung Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Meranti

Rabu, 03 Juni 2026 - 17:29:31 WIB

PELITARIAU,Pekanbaru - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kepulaua.

Terkini

  • +INDEX
Gebrakan Satreskrim Polres Inhu: IPTU Adlin Pimpin Pengungkapan Kasus PT SBP Dan Sindikat Curanmor 64 TKP
04 Juni 2026
Sat Lantas Polres Inhu Perkuat Pelayanan Prima dan Siap Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
04 Juni 2026
Salam Perpisahan di Lapangan Apel: Dirlantas Polda Riau Iringi Langkah Purnabakti AKP Darmainil dan AKP Jalinus
04 Juni 2026
Polsek Merbau Aktif Dampingi Petani Jagung Untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan
04 Juni 2026
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Digelar Serentak di Riau, Fokus Pada 10 Sasaran Prioritas Pelanggaran Lalu Lintas
03 Juni 2026
MAN 1 Indragiri Hilir: Meniti Prestasi, Membangun Masa Depan Gemilang
03 Juni 2026
Ismiatun Tegaskan Komitmen Dukung Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Meranti
03 Juni 2026
Meranti dan Johor Bahru Jajaki Kerja Sama Dagang, Sagu Hingga Kopi Liberika Siap Tembus Pasar Malaysia
03 Juni 2026
Lewat Program JALUR, Polres Meranti Salurkan Sembako dan Dukung Pendidikan Anak Pesisir
03 Juni 2026
Polsek Rangsang Serahkan Tali Asih Untuk Rumah Qur’an Al-Qudsi di Tanjung Samak
03 Juni 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Ismiatun Tegaskan Komitmen Dukung Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Meranti
  • 2 Meranti dan Johor Bahru Jajaki Kerja Sama Dagang, Sagu Hingga Kopi Liberika Siap Tembus Pasar Malaysia
  • 3 Bupati Asmar Tegaskan SPMB Harus Bersih dari Titipan dan Diskriminasi
  • 4 Dukung Asta Cita, Polsek Kempas Monitoring Program Ketahanan Pangan Ternak Sapi di Desa Sungai Ara
  • 5 Wabup Muzamil Turun Tangan, PLN Tambah Pembangkit Baru Atasi Pemadaman di Meranti
  • 6 Meranti Tetapkan 64 Peserta Untuk Kafilah MTQ Riau 2026
  • 7 TIM RAGA Polres Meranti Gencarkan Patroli Antipremanisme, Kamtibmas Tetap Kondusif

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved