Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Sekda Meranti Hadiri Konsultasi Publik Penataan Blok Suaka Margasatwa Tasik Tanjung Padang
PELITARIAU, Meranti - Tasik Tanjung Padang Kecamatan Tasik Putri Puyu akan dikelola menjadi Blok Suaka Margasatwa di Kepulauan Meranti, untuk mewujudkan itu sesuai Pasal 22 Permen LHK No. 76 Tahun 2015, mengamanatkan Dokumen Rancangan Penataan Blok Tasik Tanjung Padang harus dibahas melalui Konsultasi Publik, mengacu hal tersebut Pemkab. Meranti bekerjasama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau menggelar Konsultasi Publik Penataan Blok Suaka Margasatwa Tasik Tj. Padang, bertempat di Hotel Grand Meranti, Kamis (20/9/2018).
Kegiatan tersebut langsung dihadiri oleh Sekretaris Daerah H. Yulian Norwis SE MM, Kabid Teknis KSDA M. Mahfud S.Hut, M.Sc, Kabid Wikayah II BKSDA Riau Heru Sutmantoro, Kepala Bappeda Meranti H. Makmun Murod, Asisten III Sekdakab. Meranti Drs. Rosdaner, Asisten I Sekdakab. Meranti H. Jonizar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Hendra Putra, Camat Tasik Putri Puyu Abdul Hamid, dan sejumlah pejabat lainnya.
Pada kesempatan itu dalam pidatonya Sekda Kepulauan Meranti H. Yulian Norwis menilai pelaksanaan kegiatan itu sangat strategis karena menyangkut pengelolaan Blok Tj. Padang yang akan dijadikan pusat konservasi Suaka Margasatwa di Kepulauan Meranti.
"Kita sangat mendorong hal itu karena dengan penataan Blok Suaka Margasatwa Tasik Tj. Padang akan menjadikan kawasan itu sebagai satu satunya pusat konservasi Margasatwa yang ada di Meranti," jelasnya.
Dengan adanya pusat konservasi Suaka Margasatwa Tasik Tj. Padang diyakini akan mendorong pariwsata diwilayah tersebut yang otomatis akan berdampak pada peningkatan dna perrtumbuhan ekonomi masyarakat tempatan.
Sekda berharap melalui kegiatan akan tercipta tonggak sejarah bahwa di Meranti telah memiliki pisat konservasi Margasatwa yang dapat digunakan untuk pelestarian berbagai Margasatwa khas Meranti.
"Semoga kegiatan ini menjadi tonggak sejarah adanya Pusat Konservasi Margasatwa di Meranti yang dapat menjadi objek wisata terbatas yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat tempatan," pungkas Sekda. (Humas Pemkab. Meranti).
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.









