• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1112 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2392 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2758 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5321 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2435 Kali

  • Home
  • Riau Raya
  • Pekanbaru

Menko Kemaritiman Rakor Dengan Apkasindo Riau, Nasip Petani Sawit Harus Diperjuangkan

Ramdana

Jumat, 13 Juli 2018 12:20:00 WIB
Cetak
Menko Kemaritiman Rakor Dengan Apkasindo Riau, Nasip Petani Sawit Harus Diperjuangkan
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Apkasindo Propinsi Riau, Ir Gulat ME Manurung MP menjelaskan kondisi sawit petani di Riau di hadapan Mentri kordinator kemaritiman ( Menko Kemaritiman), Luhut Binsar Panjaitan

PELITARIAU, Pekanbaru - Mentri kordinator kemaritiman ( Menko Kemaritiman), Luhut Binsar Panjaitan, menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau di Kantornya, Jakarta. Rapat tersebut membahas mengenai perkembangan dan kemdala petani sawit, khususnya harga Tandan Buah Segar (TBS) milik petani Riau.

Wakil ketua Apkasindo Riau, Edi Ahmad RM kepada pelitariau.com menjelaskan, kalau harga TBS milik petani kelapa sawit di riau saat ini mencapai Rp700 per-kg, harga tersebut jauh turun dibanding beberapa bulan lalu yang mencapai Rp1800 per-kg.

"Apkasindo Riau fokus mengawal kesejahteraan petani sawit, mulai dari menjaga kestabilan harga TBS, pengolahan TBS di pabrik, sampai dengan menperjyangkan permodalan untuk atau peremajaan kebun replanting," kata Bakal calon Anggota DPD RI 2019 ini. 
 
Semantara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Apkasindo Propinsi Riau, Ir Gulat ME Manurung MP, didampingi Sekretaris APKASINDO Riau, Rino Afrino, ST MM mengungkapkan, dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Menko Luhut menyoal adanya tawaran pembiayaan program peremajaan sawit (replanting) dan Pembangunan PKS Apkasindo dari Bank Pembangunan China atau China Development Bank (CDB) dan United Nations Development Programme (UNDP).

Tawaran  tersebut diperuntukan untuk mendorong kesejahteraan petani Indonesia, ini merupakan pertemuan lanjutan dari bulan lalu. Tawaran dari dua organisasi keuangan internasional tersebut menandakan bahwa Peran Petani Sawit di Indonesia yg 43% dikelola Petani adalah sangat strategis, itu tak terbantahkan.

Prinsip jangka panjang yang tercetus pada pertemuan tersebut adalah Petani Sawit harus berubah menjadi Petani CPO, 
"Jadi dalam rangka ini Pak Luhut menawarkan kerjasama dengan CDB (Cina Development Bank) sekarang datang lagi tawarkan dari UNDP untuk bantuan terhadap petani dalam bentuk business to business (b to b), jadi tidak menambah hutang Negara, terangnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (12/7).

Dari dua tawaran tersebut, menurut Pak Menko yang dimungkinkan untuk diambil segera adalah dari UNDP jumlahnya 1M USD. Jadi pilihan itu ada dua kayaknya kata pak menko ini yang paling cepet itu adalah UNDP ditawarkan langsung dalam tiga hari kedepan akan disiapkan pola nya, harus gerak cepat," imbuhnya.

Gulat mengatakan, tawaran pembiayaan itu nantinya akan dipergunakan untuk membangun pabrik kelapa sawit, replanting dan saprodi, namun fokus utama apkasindo adalah PKS. Sebab petani tidak akan sejahtera kalau tidak memiliki pabrik, sudah capek ditokohin terus, kalau Apkasindo sudah punya PKS kan bisa menjadi pembanding (kontrol) bagi PKS lainnya, jadi ketahuan siapa yang nokohin Petani. 

"Karena saat ini pabrik hanya dimiliki oleh swasta. Harga tetap dikontrol sama mereka. Sebagai tindaklanjut awal minggu depan bulan ini, Apkasindo akan melakukan kegiatan FGD Perhitungan Penentuan Harga TBS dan faktor-faktornya sampai ke CPO, Kegiatan ini langsung dibiayai oleh BPDP-KS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit), jadi Petani harus Pintar, paradigma Petani Sawit harus berubah ke Petani Profesional CPO, inilah sebenarnya konsep PSR Nasional (Peremajaan Sawit Rakyat Nasional) yg sudah digulirkan oleh Presiden Jokowi di tiga Propinsi," ungkap H Anizar  Simajuntak Ketua Umum Apkasindo yg juga hadir pada pertemuan tersebut.

Jadi ketika Apkasindo memaparkan Potensi dan Permasalahan Petani Sawit, Pak Menko langsung memahami bahwa PKS adalah titik lemah Petani, solusi satu-satunya adalah bangun PKS, tidak ada jalan lain, bangun pabrik kalian (Apkasindo) dari dana UNDP, bekerjasama bagaimana caranya agar dibantu, bunganya juga dibawah KUR, ungkap Pak Menko dengan tegas pada pertemuan tersebut.

Pak Menko langsung membentuk Tim (Kemenko Maritim + Apkasinso) untuk mempercepat proses administrasinya. Target Pak Menko Luhut  tahun ini sudah mulai dibangun  2 PKS, satu di Riau, dan Satu lagi di Kalimantan Tengah, itu sangkin semangatnya pak menteri," harus gerak cepat bebernya.

Pak Menko juga berharap supaya semua bahu membahu khusus nya dalam hal Perizinan dan lain-lain, dari mulai Bupati, Gubernur sampai ke Menteri terkait, bantu itu Petani Sawit Swadaya ungkap Pak Luhut pada pertemuan tersebut dan Pak Luhut akan segera mempertemukan Apkasindo dengan Presiden Jokowi dalam waktu dekat supaya semua menjadi terang apa sebenarnya kendala Petani Sawit hingga harga Sawit ditingkat Petani sampai Rp700 per-kg. 

“Kalau satu pabrik 30 ton per jam itu kan kurang lebih Rp 120 miliar dalam artian 20 persen saham petani ya sisanya pinjaman," ungkap Menko Luhut dalam pertemuan tersebut sebagaimana disampaikan Gulat ME Manurung kepada Wartawan di Kantor Kemenko Maritim Jakarta.**prc2



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Riau Raya

Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi

Sabtu, 04 Juli 2026 - 19:34:38 WIB

PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.

Riau Raya

Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional

Sabtu, 04 Juli 2026 - 15:12:50 WIB

PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.

Riau Raya

Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba

Sabtu, 04 Juli 2026 - 13:50:02 WIB

PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.

Riau Raya

Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti

Sabtu, 04 Juli 2026 - 12:59:52 WIB

PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.

Riau Raya

Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari

Sabtu, 04 Juli 2026 - 12:47:22 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.

Riau Raya

Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat

Sabtu, 04 Juli 2026 - 11:15:45 WIB

PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.

Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
04 Juli 2026
Melihat Bhabinkamtibmas Polsek Batang Cenaku Rutin Dampingi Peternak Ikan
04 Juli 2026
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
04 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
04 Juli 2026
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
04 Juli 2026
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
04 Juli 2026
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
04 Juli 2026
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
03 Juli 2026
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
03 Juli 2026
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
03 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
  • 2 Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
  • 3 27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
  • 4 PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
  • 5 Polsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram di Selatpanjang Timur
  • 6 Meranti Terima Alokasi 967 Bantuan Rumah dari BNPP dan Kementerian PKP, Bupati Asmar Sampaikan Terima Kasih
  • 7 Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved