Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Inhil Terima Sertifikat Eliminasi dari Kemenkes
PELITARIAU, INHIL - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Riau menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, karena dinilai bebas dari penyakit malaria.
Sertifikat itu diserahkan Menkes kepada sejumlah kepala daerah pada saat peringatan Hari Malaria Sedunia dan Pekan Imunisasi Dunia Di Gedung Shohibul Barokah, Kecamatan Kaduhejo Pedeglang-Banten, Minggu.
Kepala Dinas Kesehatan Inhil Zainal Arifin, mengatakan, eliminasi malaria merupakan program pemerintah pusat, dimana Indonesia bebas malaria tahun 2020 mendatang.
Zainal mengatakan, selama ini, Kabupaten Inhil selalu rutin melakukan pendataan terhadap warga yang menderita penyakit malaria melalui Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) penyakit Kaki Gajah yang dilakukan Dinkes Inhil selama lima tahun berturut-turut mulai tahun 2012 hingga tahun 2016.
Hal itu sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah untuk menjadikan Inhil sebagai Daerah bebas filariasis.
"Apabila ditemukan warga yang positif terjangkit penyakit malaria, langsung kita obati sampai sembuh. Semua obat dan laboratorium sudah kita siapkan di Puskesmas yang ada di Inhil," ujarnya.
komitmen Pemerintah Daerah untuk mengantisipasi menyebarnya penyakit malaria di Inhil ternyata membuahkan hasil melalui upaya yang rutin dilakukan.
"Sekitar bulan Februari 2018 lalu, tim dari Kemenkes datang ke Inhil, hasilnya memang Inhil bebas dari malaria," jelas Zainal Arifin
Ia berharap, masyarakat bersama tenaga kesehatan tetap berkoordinasi dalam upaya pencegahan timbulnya lagi penyakit malaria, serta menjaga lingkungan tetap bersih.
Pj Bupati Inhil yang diwakili Asisten I Drs. Darussalam mengaku senang dan bangga karena prestasi yang diterima ini adalah bentuk kepedulian masyarakat Inhil dalam mengantisipasi penyakit malaria.
Ia yang berkesempatan hadir mengikuti acara peringatan hari malaria sedunia ini sekaligus menerima sertifikat eliminasi malaria dari ibu menteri kesehatan Prof Dr dr Nila Farid Moeloek Sp M.
"Alhamddulilah, sertifikat ini milik masyarakat yang begitu peduli dengan kesehatan lingkungan, sehingga Kabupaten Inhil bebas dari penyakit malaria," ucapnya.***Bud/Adv
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
PELITARIAU, Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mel.
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Polres Indragiri Hilir menggelar Upacara Laporan.
Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, DPRD Bentuk Pansus Bahas Tujuh Ranperda
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmenn.








