• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1109 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2387 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2753 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5309 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2433 Kali

  • Home
  • Riau Raya
  • Kepulauan Meranti

Bahas Pengelolaan Restorasi Gambut, Bupati Meranti Gelar Pertemuan Dengan BRG dan Peneliti UGM

Herman

Rabu, 07 Maret 2018 19:01:47 WIB
Cetak
Bahas Pengelolaan Restorasi Gambut, Bupati Meranti Gelar Pertemuan Dengan BRG dan Peneliti UGM

PELITARIAU, Jakarta - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menggelar pertemuan dengan Badan Restorasi Gambut (BRG RI), pertemuan itu dalam rangka membahas Pengelolaan Pilot Project Restorasi Gambut yang dilaksanakan oleh BRG yang melibatkan tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) bertempat di Kantor BRG, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (7/2/2018).

Turut mendampingi Bupati, Kepala Bappeda Meranti H. Makmun Murod, Kepala Dinas Perkebunan dan Ketahanan Pangan Ir. Prasetyo, Kabag Humas Pemkab. Meranti Helfandi SE, M.Si.,Kedatangan Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si disambut langsung oleh Sekretaris Utama BRG RI, Hartono, Ketua Tim Peneliti Gambut dari Fakultas Kehutanan UGM Setiawan dan anggota Agus Safianto, Oka.

Seperti dijelaskan oleh Sekretaris Utama BRG RI, Hartono, berharap pertemuan ini dapat memberikan input balik dalam penyusunan regulasi untuk menjalankan restorasi program restorasi Gambut di Kepulauan Meranti, sesuai dengan kegiatan real dilapangan khususnya di Pulau Padang, Kecamatan Merbau yang menjadi fokus riset tentang model pengelolaan Gambut di Meranti.

Lebih jauh dikatakan Hartono, Program Restorasi Gambut yang dilaksanakan BRG RI melalui tugas Pembantuan, dimana Pemprov Riau akan berkoordinasi dengan Kabupaten  Meranti terkait lokasi mana akan dilaksanakan, seberapa banyak dan masyarakat mana saja yang dilibatkan.

Satiawan Ketua Tim Gambut dari Fakultas Kehutanan UGM yang ditunjuk khusus oleh BRG RI mengatakan, sesuai dengan tugas yang diberikan oleh BRG telah melakukan riset tentang model pengelolaan kesatuan Gambut yang study kasusnya dipusatkan di Pulau Padang, Output yang diharapkan meliputi Tata air kawasan Gambut, Rehabilitasi jika jika mengalami kerusakan, dan yang terpenting bagaimana mata pencarian penduduk dilahan Gambut dapat mendukung kehidupan.

"Kita akan melakukan Revitalisasi, dilanjutkan penataan fisik yang dimulai dengan menata ekonominya, selanjutnya melakukan berbagai tahapan perbaikan kawasan Gambut sesuai kondisi dan kebutuhan dilapangan," jelas Setiawan.

Pada kesempatan itu, Tim Peneliti dari UGM juga menghimpun berbagai masukan dari Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si yang nantinya juga menghimpun masukan dari masyarakat dan pihak  perusahaan yang beroperasi diwilayah tersebut. Rekomendasi itu nantinya akan diteruskan kepada pemerintah pusat untuk dikeluarkan kebijakan lebih lanjut.

Sejauh ini Tim peneliti dari UGM tengah mengupayakan alat untuk mendukung Industri Hilir salah satunya, mesin yang mampu membuat biskuit berbahan dasar Sagu yang rasanya tak kalah dengan tepung gandum yang selama ini dinikmati oleh masyarakat.

Selain itu, Setiawan bersama timnya juga berupaya merubah pola pikir masyarakat untuk mengembangkan potensi gambut Meranti. Sementara untuk mendukung sektor perkebunan akan mengembangkan desain penataan air agar lahan perkebunan masyarakat tetap lestari.

Setelah mendengarkan berbagai pemaparan dari pihak BRG RI dan Tim peneliti UGM, Bupati Kepulauan Meranti, mengatakan sangat mendukung apa yang dilakukan oleh BRG RI dalam rangka restorasi Gambut di Kepulauan Meranti, namun satu hal yang amat disayangkan oleh Bupati Drs. H. Irwan M,Si setelah kurang lebih 2 tahun melaksanakan kegiatannya di Meranti baru kali ini BRG RI dan pihak UGM melakukan koordinasi. Ia berharap kedepan komunikasi yang baik itu akan terus terbina.

Adapun yang menjadi masukan dari orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu adalah, berharap dari penelitian dan pelaksanaan program restorasi Gambut dapat diperluas hingga ke Desa Lukun Tebing Tinggi Timur dan Desa Gayung Kiri Kecamatan Rangsang. Dimana kawasan Gambut di daerah ini sering terjadi permasalahan kebakaran apalagi dimusim kering seperti saat ini.

Menyangkut dipilihnya kawasan Merbau sebagai sentra penelitian, Bupati Meranti meminta tetap dilanjutkan hanya saja didaerah ini tingkat masalah yang dihadapi sangat komplikatif.

Dihadapan semua yang hadir, Bupati juga memberikan masukan, kepada pihak BRG untuk dapat mengmengupayakan Hutan Tanaman Rakyat (HTR), sehingga masyarakat sapat mengelola mangrove sebagai penyangga ekonominya, tidak seperti yang terjadi saat ini dimana masyarakat hanya menjadi pekerja kasar dari para cukong. 

Terakhir masukan dari Bupati adalah pengembangan kayu punak yang juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat Meranti sejak zaman dahulu.

Hal senada juga disampaikan oleh, Kepala Bappeda H. Makmun Murod, yang menekankan pentingnya koordinasi, dikatakan Murod, meskipun pada prinsipnya Kabupaten tidak memiliki kewenangan terhadap wilayah kehutanan tapi setidaknya sebagai pemilik wilayah yang mengetahui benar kondisi didaerah harus diberitahu tentang segala kegiatan yang dilaksanakan di Kepulauan Meranti sehingga dapat memberikan dukungan.

Murod, juga berharap BRG RI dapat mendukung potensi unggulan lokal Meranti seperti Kopi, Sagu, dan Padi yang saat ini tengah gencar dilakukan cetak sawah. "Saat ini cetak sawah yang dilakukan di Meranti telah mencapai 8000 Ha. Jika ini berjalan  maka Meranti akan mencapai swasembada pangan," paparnya.

Cuma masalah mendasar yang dihadapi adalah bidang infrastruktur seperti tanggul dan pintu klip yang sangat penting menjaga keberlangsungan usaha perkebunan. 

"Jika hal ini tidak mendapat perhatian maka segala yang dilakukan oleh BRG yang ujungnya untuk mensejahterakan masyarakat yang berada dikawasan Gambut akan mubazir atau gagal," ucap Kepala Bappeda Meranti, H. Makmun Murod.Dicontohkan Murod, daerah Sungai Cina yang dulunya menjadi daerah pertanian yang hebat kini terancam habis.

"Kami harap BRG dapat mendengarkan ini untuk kelangsungan hidup dan kesejahteraan petani," ujar Murod.

Mantan Kepala Dinas Kehutanan Meranti itu juga mengharapkan dukungan yang lebih terhadap pelaku usaha, salah satunya kasus PT. NSP yang sempat akan diberikan sanksi denda sebesar 1 T, hal ini menurut Murod akan menyebabkan investor hengkang yang berujung pada goyangnya ekonomi masyarakat petani Sagu karena otomatis akan menyebabkan turunya harga Sagu Meranti karena perusahaan berhenti beroperasi.

Hal lainya yang tak kalah penting adalah pengembangan Industri Hilir, untuk mengembangkan berbagai potensi perkebunan Meranti dimana masing masing daerah memiliki karakteristik tersendiri seperti Kelapa Rangsang, Kopi Rangsang Barat, Sagu Tebing Tinggi Timur dan Tebingtinggi Barat, juga Tasik Putri Puyu.

Saat ini masyarakat petani hanya menerima dampak ekonomi kecil, tapi jika BRG dapat mendukung sektor Industri Hilir dari berbagai hasil perkebunan masyarakat maka akan menghasilkan Added Value, dan petani mampu menjadi pengusaha UKM dalam rangka meningkatkan taraf ekonomi keluarga," papar Murod.

"Petani didorong untuk memperkuat Home Industri dan Industri Hilir, contoh gula cair maka ekonomi masyarakat akan semakin kuat," tambahnya.

Terakhir Hutan Tanaman Rakyat (HTR), menurut Murod  jika dipegang oleh petani maka petani akan memiliki bergaining posisi, tidak seperti sekarang dimana petani hanya menjadi buruh kasar dari para cukong. (Humas Meranti).



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Riau Raya

27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian

Jumat, 03 Juli 2026 - 16:49:27 WIB

PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.

Riau Raya

Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian

Jumat, 03 Juli 2026 - 15:04:51 WIB

PELITARIAU,Meranti -  Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.

Riau Raya

Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop

Jumat, 03 Juli 2026 - 14:10:02 WIB

PELITARIAU, PEKANBARU  - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.

Riau Raya

PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah

Jumat, 03 Juli 2026 - 14:05:19 WIB

PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.

Riau Raya

Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik

Jumat, 03 Juli 2026 - 13:29:20 WIB

PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .

Riau Raya

Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Jumat, 03 Juli 2026 - 13:24:28 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mel.

Terkini

  • +INDEX
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
03 Juli 2026
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
03 Juli 2026
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
03 Juli 2026
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
03 Juli 2026
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
03 Juli 2026
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
03 Juli 2026
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
03 Juli 2026
Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, DPRD Bentuk Pansus Bahas Tujuh Ranperda
03 Juli 2026
Polsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram di Selatpanjang Timur
03 Juli 2026
Meranti Terima Alokasi 967 Bantuan Rumah dari BNPP dan Kementerian PKP, Bupati Asmar Sampaikan Terima Kasih
03 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
  • 2 PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
  • 3 Polsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram di Selatpanjang Timur
  • 4 Meranti Terima Alokasi 967 Bantuan Rumah dari BNPP dan Kementerian PKP, Bupati Asmar Sampaikan Terima Kasih
  • 5 Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
  • 6 Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
  • 7 Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved