Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Begini Kronologis Karyawan PT THIP Pelangiran Yang Tewas Diterkam Harimau
PELITARIAU, Inhil - Nasib naas menimpa Jumiati (33) Karyawan Eboni Estate PT. THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi korban keganasan harimau, saat berkerja di KCB 76 Blok 10 Afdeling IV Eboni State PT. THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (3/1/2018) sekira pukul 10.00 WIB. Akibat terkaman si belang tersebut perempuan malang itu meninggal dunia di TKP.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony Putra, S.I.K, M.H, melalui Kapolsek Pelangiran IPTU Muhammad Rafi, membenarkan peristiwa tragis tersebut. Bermula saat tiga orang karyawati Eboni Estate, masing - masing korban Jumiati dan 2 orang rekannya Yusmawati (33 tahun) dan Fitriyanti (40 tahun) sedang melakukan pendataan pohon sawit yang terserang hama ganoderma.
" Saat asik bekerja tiba - tiba seekor harimau menampakan diri,Terkejut dengan kehadiran binatang buas itu, ketiga karyawati tersebut berusaha menghindar dan meninggalkan lokasi keberadaan harimau, Setelah berjarak lebih kurang 200 meter, hewan itu kemudian menghilang. Buru - buru mereka mencoba berlari menyelamatkan diri, Namun tiba - tiba dari arah depan harimau itu kembali muncul, " Kata Kapolsek, Kamis (4/1/2018)
Jumiati dan kedua rekannya, mencoba menyelamatkan diri dengan cara memanjat pohon sawit, Karena ketakutan Fitriyanti terjatuh kedalam lumpur dan langsung berhadapan dengan harimau. Tak disangka, harimau itu malah berlari dan melompati korban Jumiati yang ada di atas pohon sawit. Kaki korban berhasil digigit sehingga Jumiati terjatuh.
" Setelah bergumul selama 15 menit, harimau tersebut, berhasil mencengkeram bagian belakang leher korban dan selanjutnya memakan paha korban. Akibatnya korban meninggal dunia di TKP," Tambah Kapolsek.
Sekira pukul 12.00 WIB, Kapolsek Pelangiran mendapat informasi tentang kejadian yang mengerikan tersebut. Personel Polsek langsung bergerak ke TKP. Lokasi TKP yang jauh menyebabkan Tim baru sampai di TKP sekira pukul 18.00 WIB. Saat Tim sampai di lokasi, si Raja Hutan itu tak lagi berada di TKP. Proses evakuasi kemudian langsung dilakukan.
Jenazah korban dibawa ke rumah duka di Perumahan Eboni Estate PT. THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran. Setelah dilakukan pemeriksaan medis, jenazah korban kemudian diberangkatkan ke Dusun III Desa Sidomulyo Kecamatan Balai Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara, untuk dimakamkan disana.***Budi
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
PELITARIAU,Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
PELITARIAU, Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mel.









