Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bupati Inhil Buka Pelaksanaan Pembinaan Keorganisasian Dan Pembekalan Aswaja Muslimat NU
PELITARIAU, Inhil - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan membuka pelaksanaan kegiatan pembinaan keorganisasian dan pembekalan Ahlus Sunnah Wal Jama'ah (Aswaja) Muslimat Nahdlatul Ulama (Muslimat NU) di Aula lantai V (Lima) Kantor Bupati Kabupaten Inhil, Jalan Akasia Nomor 1, Tembilahan, Selasa (10/10/2017) pagi.
Pembukaan yang turut dihadiri oleh 100 orang pengurus Muslimat NU se - Kabupaten Inhil yang menjadi peserta pembinaan dan pembekalan tersebut ditandai dengan pemasangan tanda peserta secara simbolis oleh Bupati Inhil, HM Wardan kepada 2 (Dua) orang perwakilan peserta.
Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil mengatakan, menyambut baik pelaksanaan kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan kader pengurus Muslimat NU se - Kabupaten Inhil yang berkualitas ini.
"Saya bangga dan mengucapkan terima kasih yang setingginya atas pelaksanaan kegiatan ini. Saya pikir kegiatan seperti ini sangatlah penting sekali, mengingat banyak kalangan, khususnya kaum ibu yang tidak mengetahui apa itu Muslimat NU," pungkas Bupati dalam sambutannya.
Dengan usia yang telah menginjak 81 tahun, Bupati mengaku, merasa prihatin ketika masih banyak kalangan, terutama kaum ibu yang tidak mengenal organisasi Muslimat NU. Padahal, menurutnya, organisasi Muslimat NU memiliki peran krusial guna pembentukan karakter.
"Sewaktu saya melakukan kunjungan ke salah satu desa di Inhil, ada seorang Ibu yang bertanya, "Partai Politik baru apa itu Muslimat NU?". Mendengar pertanyaan tersebut, saya merasa sedih sekaligus prihatin. Sudah 81 tahun usia Muslimat NU berdiri, ternyata masih ada yang belum mengetahui organisasi itu," ujar Bupati yang juga merangkap sebagai Ketua Dewan Penasehat Muslimat NU Kabupaten Inhil.
Atas ketidaktahuan tersebut, Bupati menyarankan kepada Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Inhil, Hj Zulaikha Wardan untuk melaksanakan kegiatan pembekalan.
"Dalam kegiatan pembekalan ini, para pengurus bisa bertanya, mendapatkan informasi seputar Muslimat NU dari pakar NU yang berkompetensi," tukas Bupati.
Bupati berpesan, seusai pelaksanaan kegiatan pembinaan dan pembekalan ini, para pengurus harus segera menyalurkan kembali ilmu yang diperoleh kepada para pengurus yang belum menjalani kegiatan pembinaan dan pembekalan.
"Jangan terhenti sampai di Ibu - Ibu saja. Sampaikan kepada pengurus yang lain, mulai dari kepengurusan tingkat Kabupaten hingga ranting di desa / Kelurahan," imbau Bupati.
Turut hadir dalam kegiatan pembinaan dan pembekalan Muslimat NU Kabupaten Inhil ini, Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Inhil, Hj Zulaikha Wardan, Asisten I (Satu), Darussalam, Asisten II (Dua), Aprizal, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik Kabupaten Inhil, HM Thaher serta Camat Tembilahan dan Tembilahan Hulu.***Bud/Adv
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
PELITARIAU,Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
PELITARIAU, Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mel.









