Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Penghina Jokowi Sudah Tanda Tangani Surat Penangguhan Penahanan
PELITARIAU, Jakarta- Penghina Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Muhammad Arsyad (23), belum bisa pulang meski sudah menandatangani surat penangguhan penahan dari Bareskrim Mabes Polri.
Kuasa hukum dari Arsyad, Irfan Fahmi, mengeluhkan sikap penyidik Bareskrim Mabes Polri yang belum membebaskan kliennya. Padahal, semua prosedur penangguhan penahanan sudah dijalani kliennya.
Irfan mengatakan melihat sendiri Arsyad melakukan permintaan penyidik untuk menandatangani surat penangguhan tersebut.
"Saya masuk ke dalam. Nah, terjadilah suatu proses di mana MA diminta menandatangani berkas-berkas surat-surat admininstrasi segala macam, di mana salah satunya surat perintah penangguhan penahanan," jelas Irfan saat berbincang dengan Okezone, Sabtu (1/11/2014).
Namun hingga kini, Irfan belum mendapat penjelasan dari Mabes Polri mengenai penundaan penangguhan penahan tersebut. Irfan pun berharap polisi segera memberi penjelasan agar tidak membingungkan pihak keluarga yang sudah menantikan kepulangan Arsyad.
"Saya berharap polisi berikan alasan jelas lah kepada kami dan tentunya juga kepada masyarakat, karena kan kasihan ibunya kemarin sudah menangis mendapatkan kabar akan dilepas tetapi ternyata ditunda," tutur Irfan.
Sebelumnya, ibunda Arsyad, Mursidah menangis setelah mendengar sang anak akan dibebaskan oleh Mabes Polri. Awalnya, dia tak menyangka setelah dibesuk Wakil Ketua DPR Fadli Zon ternyata buruh tusuk sate itu diberi penangguhan penahanan.
"Setelah besuk selesai kita jalan keluar mau ke mobil, tiba-tiba di halaman Bareskrim itu kita dipanggil oleh salah satu penyidik, yang katanya MA mau dilepas hari ini, mohon ibu jangan pulang dulu, kami akan menyerahkan kepada pihak keluarga, begitu kata penyidik," cerita Irfan.
"Nangis lah ibunya, makanya wartawan yang di sana jadi kaget kemarin," tutupnya.
Editorial: Rio Ahmad
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.









