Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1105 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2748 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5304 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Harga TBS Turun Jelang Idul Fitri, Petani Ini Anggap Sudah Tradisi
terlihat petani menjualkan hasil panennya ke pengepul sawit.
PELITARIAU, Inhu - Menjelang hari besar Ummat Muslim,Tanda Buah Segar (TBS) turun harga, hal ini sudah seperti tradis setiap tahun bagi para petani masyarakat khususnyaKabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dalam menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Seperti halnya yang dikatakan masyarakat Desa Kuantan Babu (Kuba) Kecamatn Rengat, masyarakat dengan rata rata berprofesi sebagai petani kelapa sawit, Roy (28) salah satunya yang berkehidupan cukup dengan mengandalkan hasil panen sawit mengatakan bahwa penurunan harga TBS menjelang lebaran idul fitri sudah menjadi hal yang biasa.
"Seperti biasa mas, kalau menjelang lebaran pasti harga Tbs menurun, bagi masyarakat terutama di desa Kuba sudah paham akan hal ini," ujar Roy saat dikonfirmasi Pelitariau.com, Selasa (20/6/2017).
Dikatakan Roy, penurunan harga Tbs tahun ini dikatakan sangat drastis, pasalnya dalam 3 minggu terakhir harga Tbs turun hingga 170 rupiah, sontak saja petani harus pandai menghitung ulang keuangan mereka, agar dapat terpenuhi ekonomi sehari harinya.
"Tahun ini harga turun sedikit terasa, sebab 3 minggu terakhir mulai memasuki ramadhan dan seminggu menjelang lebaran harga turun sampai 170 perak, terpaksa kami harus mengatur ulang pengeluaran sehari hari," tuturnya.
Meski Tbs belum mengalami trek, namun petani berharap agar harga tidak mengalami penurunan lagi, seperti pada tahun sebelumnya, menjelang hari lebaran harga pernah dibawah 1000 rupiah perkilo, hal ini menjadi trauma tersendiri bagi petani kelapa sawit.
"Ya kita berharap harga tidak turun lagi, jangan sampai seperti tahun tahun sebelumnya, harga dibawah 1000 perkilonya itu sudah cukup menggelisahkan para petani," harapnya. **ADR
BERITA LAINNYA +INDEKS
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.








