Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Pemerintah Genjot Infrastruktur
PELITARIAU, Jakarta - Pemerintah menyiapkan beberapa strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Strategi tersebut perlu ditempuh supaya ekonomi Indonesia bisa melaju kencang.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, untuk mendorong pertumbuhan nasional perlu menggenjot infrastruktur. Lantaran infrastruktur Indonesia selama ini relatif tertinggal.
"Kenapa infrastruktur, karena itu yang tidak dibangun selama ini. Kita sudah tertinggal banyak, kalau kita tidak membenahi tak punya dasar membangun. Konektivitas tak jalan, pelabuhan kurang, pelabuhan udara kurang, jalan raya, semua serba kurang listrik apalagi, telekomunikasi juga sama," kata dia dalam acara Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial di Jakarta, Minggu (26/3/2017).
Kedua, dia mengatakan, pemerintah melakukan deregulasi dan debirokratisasi. Dia menuturkan, itu perlu dilakukan untuk meningkatkan peran serta investor, baik dalam negeri dan luar negeri.
"Kenapa, tidak cukup tinggi saving tabungannya, dan itu mudah lihat bukan hanya PMA, bahkan di pasar modal asing peranannya besar. Di pasar surat utang ada 38 persen asing, di pasar saham 50-an persen asing. Itu artinya apa, kita perlu dana dari luar untuk itu kita perlu deregulasi debirokratisasi," jelas dia.
Ketiga, pemerintah membangun beberapa sektor industri, khususnya industri dasar.
"Kenapa karena tidak punya industri dasar yang merupakan sumber impor paling besar, impor kita didominasi tiga kelompok industri, apa itu pertama besi dan baja dan turunnya. Kedua kilang dan petrokimia. Ketiga kimia dasar. 70-80 persen impor kita itu. Oleh karena itu didahulukan kalau melakukan tranformasi ekonomi," tambah dia.
Tentu, menurut Darmin Nasution, itu saja tidak cukup. Dia mengatakan perlu membangun industri yang terhubung satu sama lain.
"Kita harus membangun industri yang menghubungkan antara sektor agrikultur, hortikultura, tambang, dengan industri. Hanya dengan begitu membangun industri supaya perannya meningkat," tutur dia.
Di samping itu, pemerintah juga mengandalkan bidang lain yakni pariwisata. "Selain industri sektor lain pariwisata," ujar dia, seperti dilansir liputan6, Minggu (26/03/2017).***PRC
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.








