Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Inhil Ikrarkan Perang Melawan Penyalahgunaan Lem
PELITARIAU, Inhil - Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bertekad untuk perang melawan penyalahgunaan lem dan bahan adiktif lainnya, termasuk narkoba. Bagaimana tidak, daerah yang dikenal dengan kota ibadah ini sudah pada level darurat ngelem, terutama para anak-anak dan remaja.
Sejak beberapa waktu terakhir, kepolisian beserta unsur aparat lainnya telah berupaya membantu pemerintah untuk menyelamatkan nasib generasi muda. Mulai dari razia cipkon dan lain sebagainya. Dan ini merupakan gagasan dari Kapolres AKBP Dolifar Manurung.
Alhasil, sejumlah pengguna penyimpangan lem disergab hingga beberapa kali. Dari kasus-kasus tersebut, Bupati Inhil HM Wardan bersama unsur Forkopimda, LSM, Ormas, ulama hingga pelajar melakukan orasi ikrar anti ngelem di halaman Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan, Senin (6/2/2017).
Ikrar itu dilakukan dalam apel bersama Polres Inhil dan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti hasil cipkon jajaran Polres Inhil.
Bupati Inhil mengatakan, ngelem ini merupakan modus baru yang mulai bermunculan. Prilaku tersebut disinyalir dilakukan oleh Bandar-Bandar Narkoba yang ingin generasi muda jadi generasi yang loyo dan tidak berguna bagi Bangsa Indonesia. Untuk mengatasinya, ia berharap generasi muda harus memiliki keimanan yang kuat dan tidak menjadikan ngelem dan narkoba sebagai pelampiasan dan kesenangan sesaat.
"Saya mengapresiasi yang setinggi-tinggi kepada Polres Inhil dan Polsek jajaran bahkan sampai tingkat Bhabinkamtibmas yang telah berkerja keras mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan lem dan bahan adiktif lainnya," ungkap Wardan.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini juga mengajak seluruh instansi terkait dan masyarakat Kabupaten Inhil untuk bergandengan dan mengikrarkan tekad untuk mengakatakan tidak pada ngelem dan narkoba.
"Pembacaan ikrar ini diharapkan jadi momentum bagi Kabupaten Inhil untuk bersatu dalam memberantas penyalahgunaan pemakaian lem dan narkoba yang terbukti telah menyebabkan kerusakan yang cukup parah pada anak bangsa," tegasnya.
Sementara itu, Waka Polres Inhil KOMPOL Dr Azwar saat berorasi mengajak semua stake holder untuk membulatkan tekad menuntaskan masalah penyalahgunaan lem dan bahan adiktif lainnya serta berharap ada landasan hukum yang lebih kuat untuk mengatasinya.
Tak ketinggalan, salah seorang pelajar SMAN 1 Tembilahan Kota, Rahayu Astuti turut menyuarakan. Dalam orasinya, ia mengajak generasi muda untuk menghindari ngelem dan narkoba. "Kita ini adalah generasi muda yang diharapkan negara dan daerah sebagai calon penerus bangsa," ujarnya. ***Bud/Adv
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
PELITARIAU,Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
PELITARIAU, Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mel.









