Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Presiden Jokowi Minta Guru Ajarkan Siswa Etika dan Adab Sosial
PELITARIAU, Bogor - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan para guru perlu mengajarkan etika dan nilai kebangsaan kepada para pelajar, baik bagi kehidupan keseharian maupun dalam menggunakan media sosial.
"Saya sampaikan yang berkaitan dengan nilai-nilai karakter bangsa Indonesia, nilai-nilai etika, nilai-nilai kejujuran, nilai-nilai kedisiplinan, nilai-nilai optimisme, nilai-nilai kerja keras, mohon agar ini juga terus disuntikkan kepada anak-anak didik kita," kata Jokowi dalam sambutannya saat menghadiri peringatan Hari Guru Nasional dan HUT Ke-71 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Sentul International Convention Center, Jawa Barat dikutip okezone, Minggu (27/11/2016).
Menurut Jokowi, pengajaran etika dan adab sosial penting untuk dilakukan selain mata pelajaran baku untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Jokowi menjelaskan, persaingan antar negara akan semakin ketat pada 2030-2040 sehingga Indonesia perlu menyiapkan pemudanya.
"Kita akan memiliki bonus demografi anak-anak produktif yang itu nanti menjadi kekuatan dan modal negara kita dalam bersaing dengan negara-negara yang lain," jelas Presiden.
Selain itu, Jokowi meminta para pengajar juga mengajarkan karakter kebangsaan kepada siswa-siswi dalam memanfaatkan media sosial.
Beberapa waktu belakangan, begitu banyak ujaran kebencian maupun pernyataan yang saling menjatuhkan antar warga dalam media sosial (medsos). Ia mengatakan hal negatif tersebut bukanlah tata nilai sosial Indonesia yang seharusnya.
"Inilah tugas bapak ibu guru untuk memberitahu kepada anak didik kita karena nilai-nilai ke Indonesiaan kita bukan itu. Hati-hati ini bisa infiltrasi asing masuk ke negara kita dengan cara-cara melemahkan seperti itu, memecah belah seperti itu, hati-hati," ujarnya.
Jokowi juga mengapresiasi jasa dan pengabdian para guru saat peringatan Hari Guru Nasional dan HUT Ke-71 PGRI tersebut.
"Saya percaya satu orang hebat bisa melahirkan beberapa karya hebat. Tapi satu guru hebat, bisa melahirkan ribuan orang hebat. Dirgahayu guru Indonesia," tutup Jokowi dalam pidatonya. ***(prc/r 10)
Sambut Siswa Baru MPLS SMKN 1 Pangkalan Lesung Dimulai 6 Juli, Siap Masuk Serentak 13 Juli 2026
PELITARIAU, Pangkalan Lesung – SMK Negeri 1 Pangkalan Lesung resmi menetapkan .
Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Perkuat Merah Putih di Ajang Olimpiade Internasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah.
Polsek Gaung dan PGRI Teken Pedoman Kerja Sama Perlindungan Profesi Guru
PELITARIAU, Inhil - Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan a.
SMAN 1 Rengat Siap Sukseskan SPMB 2026, Usung Layanan Ramah Anak dan Integritas Tinggi
PELITARIAU, RENGAT - Selasa 9 Juni 2026 SMA Negeri 1 Rengat menunjukkan ke.
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, SD Negeri 193 Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Adiwiyata Nasional 2026
PELITARIAU, Pekanbaru - Sabtu 06 Juni 2026 Lingkungan sekolah yang sehat d.
Plt Gubernur Riau Lantik Puluhan Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri
PELITARIAU, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melakukan penyegaran be.








