Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pengembangan Pendidikan Iptek Berbasis Islam Perkuat Akidah Siswa
PELITARIAU, Jakarta - Pengembangan pendidikan yang mengacu pada ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dan berbasis agama Islam dinilai membuat siswa lebih cerdas sekaligus memperkuat akidah. Namun, untuk mewujudkan hal tersebut masih dibutuhkan persiapan yang matang, terutama terkait materi dan pengajar.
"Hal ini butuh persiapan matang, namun nantinya pendidikan biasa akan diintegrasikan dengan pemahaman nilai agama buat siswa," kata Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, di Padang dikutip okezone, Sabtu (19/11).
Dia menjelaskan, konsep pendidikan ini tetap mengajarkan siswa tentang materi ilmu pengetahuan alam atau sosial, namun dalam pengajarannya disertai penjelasan dan kaitannya dengan nilai agama Islam. Misalnya, ketika siswa mempelajari fisika akan dikaitkan dengan ajaran penciptaan di dalam yang terkandung dalam Alquran.
"Atau ketika mempelajari matematika akan dikenalkan tokoh Islam yang telah menemukan ilmu yang dulunya berhitung tersebut. Kami meyakini sistem pendidikan ini membuat siswa lebih cerdas secara iptek dan memperkuat akidah," ujarnya.
Menurut Mahyeldi, sulit mencari sekaligus membina pendidik yang saat ini sudah tersedia dalam mengimplementasikan kedua nilai tersebut. Pasalnya, guru tersebut dituntut bukan hanya piawai dalam mengajarkan nilai pelajaran baku, namun juga bisa mengintegrasikannya dengan ajaran Islam.
"Saat ini beberapa sekolah telah mengadopsi prinsip pendidikan tersebut namun masih terpisah dengan pembagian waktu," ucapnya.
Senada dengan Mahyeldi, pemerhati pendidikan tinggi dari Universitas Andalas Padang, Dr Ade Djulardi, berpendapat pendidikan berbasis Islam seharusnya tidak hanya ditanamkan pada pendidikan dasar hingga menengah, tetapi hingga universitas.
"Mata kuliah bidang agama Islam dan budi pekerti yang selama ini ada juga perlu diperkuat dengan praktik. Sebab tidak mutlak mahasiswa yang beragama Islam rajin beribadah sehingga dengan praktik tentu akan mengingatkan kembali hal tersebut," tandas Ade.***(prc)
Sambut Siswa Baru MPLS SMKN 1 Pangkalan Lesung Dimulai 6 Juli, Siap Masuk Serentak 13 Juli 2026
PELITARIAU, Pangkalan Lesung – SMK Negeri 1 Pangkalan Lesung resmi menetapkan .
Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Perkuat Merah Putih di Ajang Olimpiade Internasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah.
Polsek Gaung dan PGRI Teken Pedoman Kerja Sama Perlindungan Profesi Guru
PELITARIAU, Inhil - Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan a.
SMAN 1 Rengat Siap Sukseskan SPMB 2026, Usung Layanan Ramah Anak dan Integritas Tinggi
PELITARIAU, RENGAT - Selasa 9 Juni 2026 SMA Negeri 1 Rengat menunjukkan ke.
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, SD Negeri 193 Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Adiwiyata Nasional 2026
PELITARIAU, Pekanbaru - Sabtu 06 Juni 2026 Lingkungan sekolah yang sehat d.
Plt Gubernur Riau Lantik Puluhan Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri
PELITARIAU, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melakukan penyegaran be.








