Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Memasuki Musim Hujan, Camat dan Lurah Pekanbaru Diminta Siaga Banjir
PELITARIAU, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau meminta camat dan lurah setempat siaga banjir memasuki musim penghujan hingga akhir tahun.
"Musim hujan mulai tiba, camat dan lurah hingga RT/RW agar waspada banjir," kata Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Pekanbaru, Edwar Sanger di Pekanbaru, Rabu (16/11).
Edwar menjelaskan musim hujan selalu membawa dampak buruk bagi lingkungan khususnya jika terjadi penyumbatan pada saluran air, yang berakibat kepada genangan dan bahkan banjir.
"Jadi dimintakan camat dan lurah siaga untuk mengantisipasi dampak buruk banjir," ucap dia.
Ia juga memerintahkan agar para camat dan lurah hingga RT/RW untuk menggalakkan gotong-royong di masyarakat.
"Pejabat di wilayah tolong, daerahnya dipantau. Kalau yang biasanya tergenang air, sudah harus disurvei apa penyebabnya," tegas dia.
Edwar Sanger juga menganalisa saat banjir melanda, masyarakat sangat rentan terjangkit berbagai macam penyakit. Seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) lalu diare dan gatal-gatal kulit.
Karena itu ia juga mengimbau warga untuk mengantisipasi penyakit yang biasa muncul pada masa memasuki musim penghujan seperti DBD dan malaria.
Yang pasti kata dia lagi langkah utama untuk mencegah berbagai gangguan penyakit itu adalah menjaga pola hidup bersih dan sehat.
"Waspadai dampak perubahan pola penyakit yang dipicu kondisi lingkungan, seperti DBD, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), malaria, kulit serta diare," katanya menambahkan.
Edwar yang juga, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau juga meminta para camat dan lurah untuk proaktif melaporkan ke dinas terkait bila ada proyek pengerjaan drainase yang belum selesai, atau terbengkalai. Agar saluran air ini segera dibenahi kalau memang dalam keadaan rusak.
"Karna ini salah satu faktor penyebab bencana banjir. Makanya ini perlu sangat diperhatikan," sebutnya.
Ia berharap warga bersama-sama melakukan upaya antisipasi, seperti membersihkan saluran air dari sampah, dan tidak membuangnya ke selokan atau sungai.
"Hujan itu berkah, tapi juga kemungkinan bisa jadi bencana, kalau tidak kita antisipasi bersama-sama dampaknya karna kelalaian selaku manusia," tegasnya.
Ia juga menekankan kepada para camat dan lurah hingga RT/RW mencarikan solusinya seperti apa, antisipasinya bagaimana. ***(prc/hms)
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.








