Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Ketua DPR Khawatir Demo 4 November Ditunggangi
PELITARIAU, Jakarta - Ketua DPR Ade Komarudin mengkhawatirkan aksi unjuk rasa besar-besaran berlabel Bela Islam II pada 4 November nanti akan ditunggangi kelompok tertentu. Dia merasa waswas aksi unjuk rasa itu bakal dimanfaatkan pihak tertentu untuk membuat suasana Jakarta rusuh.
"Saya takut ada ormas yang anggotanya diperalat oleh kelompok tertentu dan masuk skema sebagai martir yang bertujuan membuat negara semakin tidak terkendali," kata Ade melalui keterangan tertulis di Jakarta dikuti JPNN, Minggu (30/10).
Politikus Golkar yang akrab disapa Akom itu menyebutkan, di berbagai daerah sudah mulai terlihat gerakan-gerakan untuk menuntut Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diproses hukum karena diduga telah menistakan agama Islam. "Situasi ini mulai mengkhawatirkan bila melihat sebaran demonstrasi masyarakat," sambung Akom.
Karena itu, Akom meminta kepada seluruh tokoh untuk menghindari pernyataan yang bisa menimbulkan gesekan atau ketegangan terkait ucapan Ahok tentang Surat Almaidah ayat 51 yang memicu kontroversi.
"Pernyataan-pernyataan yang dapat memicu ketegangan di masyarakat harus dihindari. Sebaliknya, tokoh-tokoh politik harus memberikan pernyataan yang menciptakan kedamaian," pintanya.
Di samping itu, Ia meminta kepada para pemimpin bangsa untuk ikut bertanggung jawab menjaga kedamaian dan memberikan ketenangan di tengah masyarakat yang sedang marah ini. "Perlu kebijaksanaan dan perhatian sangat serius dari para pemimpin bangsa saat ini," pungkasnya.
Seperti diketahui, sejumlah elemen termasuk Front Pembela Islam (FPI) akan menggelar aksi besar-besaran untuk mendesak polisi segera memproses Ahok. Guna mengantisipasi aksi itu, polisi sudah menetapkan status Siaga I.
Hal itu tertuang dalam surat ini Nomor: B/ND-35/X/2016/Korbrimob yang dikeluarkan pada tanggal 28 Oktober 2016 dan ditandatangani oleh Wadan Korps Brimob Polri Brigjen Anang Revandoko, perihal pemberitahuan Siaga I. Sejumlah pasukan Brimob dari 17 kepolisian daerah juga sudah ditarik. ***(prc)
Ketua DPRD Inhu Rehabilitasi Ruang Guru TK Islam Gerbang Sari di Momen Hari Guru Nasional
PELITARIAU, Inhu – Suasana haru dan penuh sukacita terasa di Taman Kanak kanak.
DPRD Inhu Komitmen Realisasikan Tuntutan 20 Persen Lahan Kemitraan Desa Sungai Lala
PELITARIAU, Inhu – Tuntutan masyarakat Desa Sungai Lala Kecamatan Sungai Lala .
Hak Karyawan Harus Jadi Prioritas di Tengah Penyitaan Kebun Sawit di Inhu Oleh Satgas PKH
PELITARIAU, Inhu – Penyitaan sejumlah areal perkebunan kelapa sawit oleh Satua.
DPRD Inhu Desak Pemkab Bentuk Satgas Inventarisasi Barang Daerah
PELITARIAU, Inhu – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, didesak se.
Dodi SPBU Serahkan Bantuan Pendidikan Rayyan Arkan Dika di Panggung JMSI Riau Award 2025
PELITARIAU, Kuansing - Momen haru dan penuh kepedulian mewarnai malam puncak per.
Ketua DPRD Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat Terima Anugrah Legislator Futuristik Berbasis Kerakyatan
PELITARIAU, Kuansing – Jaringan Media Siber Indon.








