Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Ribuan KK Diduga Rambah Cagar Biosfir Giam Siak Kecil Bengkalis
PELITARIAU, Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menemukan ribuan kepala keluarga yang diduga merambah hutan di kawasan Giam Siak Kecil, Bengkalis, Riau.
KLHK menyatakan pihaknya menemukan sekitar 205 kepala keluarga diduga merambah hutan 867 hektare di kawasan Giam Siak Kecil. Selain itu, ada pula sekitar 2.384 kepala keluarga yang diduga terlibat dalam perambahan di kawasan Hutan Produksi Terbatas.
“Penegakan hukum di kawasan hutan Cagar Biosfir Giam Siak Kecil merupakan prioritas. Karena kawasan hutan seluas 705.271 hektare itu sebagian besar rawa gambut yang sangat mudah terbakar,” kata Rasio dalam rilis pers yang dikutip CNNIndonesia.com, Sabtu (29/10).
Selama Oktober, Balai Besar KSDA Riau, Balai Gakkum Sumatera, Polres dan Kodim Bengkalis melakukan operasi terkait dengan penebangan kayu ilegal. Operasi itu berhasil menutup kanal sepanjang 1.000 meter, memusnahkan pondok ilegal serta memusnahkan 230 meter kubik kayu olahan hasil penebangan kayu ilegal.
KLHK juga menyatakan selama operasi dilakukan sejak 2014, pihaknya sudah menutup 21 titik kanal jalur kayu ilegal dan memusnahkan 1.500 hektare sawit di kawasan hutan. Rasio menegaskan pihaknya berkomitmen untuk mengembalikan fungsi hutan untuk konservasi, ekosistem di kawasan tersebut.
“Di samping itu juga berupaya menyelamatkan fungsi hutan bagi pembangunan ekonomi, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan,” kata Rasio.
Kawasan Hutan Giam Siak Kecil ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan nomor : 173/Kpts-II/1986 tanggal 6 Juni 1986 dan sudah ditata batas seluas 84.867,44 ha, terletak di kabupaten Bengkalis dan Siak, Riau. (prc/r 10)
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.








