Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pagar Rumah Ambruk Akibat Pekerjaan Proyek Saluran Sekunder di Inhu
PELITARIAU, Inhu – Pagar rumah milik Irwanto, warga Jalan Azki Aris Kelurahan Kampung Dagang Kecamatan Rengat Inhu ambruk. Setelah alat berat menggali dan membersihkan parit ataupun kanal disekitar pagar rumah itu.
Penggalian parit tersebut ternyata merupakan proyek Rehabilitasi Saluran Sekunder Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Inhu yang dilaksanakan CV Murni. Ambruknya pagar rumah itu terjadi Sabtu lalu sekitar pukul 21.00 WIB dan belum ada perbaikan sampai saat ini (Selasa, red).
Pemuka masyarakat setempat, Adek Chandra yang juga ketua umum Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Inhu, Selasa (18/10) mengatakan, proyek rehab kanal yang dilakukan pihak kontraktor tersebut dianggap telah merugikan masyarakat, terutama pemilik rumah yang pagarnya ambruk kedalam kanal.
Selaku pemuka masyarakat yang juga berlatar belakang kontraktor kondang di Inhu itu sangat menyayangkan cara kerja CV Murni, pasalnya, pihak kontraktor tidak memikirkan dampak serta akibat yang akan ditimbulkan dalam pelaksanaan sebuah proyek.
Selain pagar rumah Irwanto, kerusakan fisik juga terjadi pada rumahnya sendiri, bagian dinding rumah retak setelah alat berat mengeruk kanal yang ada disebelah rumahnya, kemudian ada juga rumah warga lain yang mengalami kerusakan.
“Atas kejadian ini, saya masih menunggu niat baik kontraktor untuk mengganti kerusakan-kerusakan fisik dampak pelaksanaan proyek rehab kanal tersebut,” ujarnya.
Kemudian ada kejanggalan lain dalam pelaksanaan proyek ini, buktinya pada plang nama proyek, lokasinya adalah Kelurahan Kampung Besar Kota (Kambesko) Rengat, sementara pekerjaan dilaksanakan diwilayah Kelurahan Kampung Dagang, selain itu, nilai pagu tidak tercantum.
Jika tidak ada niat baik kontraktor, maka ia bersama warga lainnya akan melaporkan pihak kontraktor pada pihak yang berwajib serta pihak berkompeten lainnya.
Sementara itu, Direktur CV Murni, H Mino ketika dikonfirmasi wartawan tidak membantah kejadian tersebut.
“Benar, ada pagar rumah warga yang rusak setelah alat berat bekerja disekitar rumah itu,” ujarnya.
Namun menurutnya pekerjaan yang dilakukan sudah sesuai dengan kontrak yang dikeluarkan Dinas PU Inhu. ***(er)
Bupati Asmar Percepat Persiapan Lahan Gudang Bulog di Dorak, Targetkan Pembangunan Segera Dimulai
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar memimpin rapa.
Pemkab Meranti dan Konsulat Malaysia Perkuat Kerja Sama, Buka Peluang Kerja, Beasiswa, hingga Pasar Produk Lokal
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus memperkuat hub.
Bupati Asmar Ingatkan Pilkades Jangan Sampai Pecah Belah Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar mengingatkan seluru.
Bupati Asmar Lepas Kontingen E-Sport Meranti, Targetkan Tembus Tiga Besar dan Lolos ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Semangat membara mengiringi keberangkatan kontingen E.
Polresta Pekanbaru Terima Asistensi dan Verifikasi Lapangan Scaling Up Inovasi Pelayanan Publik Polri
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru menerima kunjungan Tim Asistensi da.
Diduga Jadi Korban Begal, Pria di Selatpanjang Akui Rekayasa Cerita Karena Terlilit Utang
PELITARIAU,Meranti - Kabar dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (cura.








