Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Hari Ini PDIP Umumkan Calon Gubernur DKI Jakarta
PELITARIAU, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Selasa (20/9) akan memutuskan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang bakal diusung di Pilkada 2017.
“DPP PDI Perjuangan memastikan akan mengumumkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta besok, bertempat di Kantor Pusat DPP PDI Perjuangan," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto melalui keterangan tertulis dikutip CNN Indonesia, Senin (19/9).
Pengumuman akan berlangsung malam hari, pukul 20.00 WIB. PDIP juga akan mengumumkan calon gubernur untuk daerah-daerah lain.
Pengumuman calon untuk seluruh daerah secara serempak oleh PDIP, menurut Hasto, menunjukkan partainya menempatkan Pilkada Serentak 2017 sebagai satu kesatuan proses kelembagaan partai dalam menyiapkan pemimpin sebagai salah satu fungsi utama partai.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengemukakan hal senada.
"Besok, tanggal 20, DPP akan lakukan rapat khusus untuk beberapa daerah yang mendesak, salah satunya DKI Jakarta. Di situ akan putuskan Ahok-Djarot atau yang lain," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta.
Djarot enggan menyebut acara PDIP esok itu sebagai deklarasi. Ia berpendapat, hal itu ialah persoalan teknis yang akan diputuskan dalam rapat.
"Apakah diperlukan ada deklarasi atau tidak, besok kami lihat. Saya kira enggak usah rame-rame. Langsung saja daftar ke KPU," ujar Djarot.
Rapat besok, kata Djarot, sekaligus akan merancang mekanisme pendaftaran ke KPU.
PDIP memutuskan, untuk calon wilayah luar Jawa mendaftar ke KPU pada 21 September pukul 13.00 atau bakda zuhur. Sedangkan untuk DKI Jakarta baru akan ditetapkan besok.
Djarot mengatakan, anggota partai akan loyal terhadap apapun keputusan PDIP. Sementara soal kemungkinan dia kembali mendampingi Ahok, Djarot menjawab singkat. “Insya Allah.”
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno sebelumnya memberi sinyal, partainya akan membangun koalisi dalam mengusung pasangan calon di Pilkada DKI Jakarta 2017.
Hingga kini PDIP masih menyerap aspirasi dari kalangan internal maupun eksternal partai. Nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, juga Ahok, masih menjadi kandidat yang sedang dipertimbangkan.
Jika PDIP mendukung Ahok, artinya partai itu bakal berkoalisi dengan tiga partai lain yang sudah memastikan menyokong Ahok, yakni Hanura, Nasdem, dan Golkar.
Secara terpisah, Ahok mengaku lebih nyaman jika PDIP mendukungnya dalam Pilkada.
"Di mana-mana, kalau orang ngedukung, lebih nyaman dong. Dipeluk orang juga lebih nyaman kan," kata Ahok pagi tadi.***(prc)
DPRD Riau Turun ke Warga: Ginda Burnama Sosialisasikan Ranperda RT RW di Marpoyan Damai
PELITARIAU, PEKANBARU – Anggota DPRD Provinsi Riau, Ginda Burnama ST MT, mengg.
Ini Kata Mona Sri Wahyuni Usai Pelantikan Pengurus PAN se Riau oleh Zulkifli Hasan
PELITARIAU, Pekanbaru - Anggota DPRD kota Pekanbaru, Mona Sri Wahyuni SE, AK men.
Polres Pelalawan Gerebek Rumah Kontrakan di Rawang Sari, 28 Paket Sabu Disita
PELITARIAU, Pelalawan - Sat Resnarkoba Polres Pelalawan kembali menggagalkan per.
DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau Gelar Berbuka Puasa Bersama Dan Santuni Puluhan Anak Yatim
PELITARIAU Pekanbaru - Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Riau .
Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto: Konferda Momentum Untuk Memperkuat Akar Rumput Partai dan Kader
PELITARIAU, Pekanbaru – Sabtu (22/11/2025) bertempat di Hotel Labersa Se.
Drs H Asra Faber MM: Orang Baik Harus Paham Politik Jika Tidak, Penjahat yang Kendalikan
PELITARIAU, Sumbar - Orang baik, harus paham mengenai politik. Jika tidak,.








