Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2746 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Sebelum Masuk Islam, Ajak Dua Anaknya Sholat Jum,at, Feri Sitorus Peluk Agama Islam
Kades Lahai Kemuning Ahmad Rois SH
PELITARIAU, Inhu - Usai melaksanakan sholat Jum,at (2/9/2016) kemarin, Feri Sitorus (35) bersama dua orang anaknya yang berusia 12 tahun dan 9 tahun berucap ingin masuk islam, sebelum mengutarakan niatnya Feri bersama dua anaknya mengikuti rangkaian sholat jum,at. Tak kuasa menahan haru, jamaah masjid Darunajah Desa Lahai Kemuning Kecamatan Batangcenaku Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) Riau menangis.
Kades Lahai Kemuning Ahmad Rois SH kepada wartawan Senin (5/9) mengisahkan, Feri adalah duda beranak dua sejak kecil memeluk agama kristen, sebelum mengikrarkan dua kali masyahadat sebelum masuk islam, Feri bercerita sudah mempelajari agama islam sejak 3 tahun silam, kala itu Feri belum bercerai dengan istrinya.
"Alhamdullilah, Bersyukur kepada Allah, Hari Jumat kemarin di mesjid Darunajjah Lahai kami memandu warga masuk yang secara tulus dan iklas ingin memeluk agama islam dengan keyakinanya," kata Ahmad Rois.
Selain disaksikan oleh Kades Ahmad Rois, saat Feri Sitaurus tercatat sebagai warga Desa Lahai Kemuning memeluk agama islam, juga disaksikan jamah sholat jumat, tampak terlihat juga saat itu tokoh agama dan tokoh adat setempat. "Semoga Feri Sitorus dan anaknya menjadi muslim yang senantiasa mendapatkan hidayah dan rahmat dariNya. Amin," kata Ahmad Rois.
Dijelaskan Kades, acara pengislaman tersebut digelar sekaligus bersama 2 orang anak. Feri masuk Islam tanpa suatu pengaruh apapun. "Feri menjadi mualaf didasari keinginan sendiri dan keyakinan batin yang teguh," katanya.
Kades Ahmad Rois juga menuturkan kalau, terlihat keseriusan Feri memilih pindah agama lantaran warganya itu mengaku diam diam sudah mempelajari ajaran Islam sebelum bercerai dengan istri. Selama 3 tahun secara diam-diam Feri juga mengaku menemukan kemantapan hati manakala menemukan petunjuk istimewa dalam Islam yang sangat meyakinkan hatinya.
"Pertama karena hidayah Allah, selanjutnya jauh sebelumnya dia masuk Islam sudah mempelajari tentang Islam dan dirasa cukup logika dan nyaman dalam hidup," jelas Kades.
Terpisah, menurut penuturan warga setempat Tomy (32) membenarkan kalau Feri bersama dua orang anaknya masuk islam, diama sebelum masuk islam Feri pernah bercerita memiliki niat pindah keyakinannya itu sudah sejak lama, namun lantaran belum menemukan waktu yang tepat, maka keinginannya itu baru terwujud saat ini. **prc.
Kades Lahai Kemuning Ahmad Rois SH kepada wartawan Senin (5/9) mengisahkan, Feri adalah duda beranak dua sejak kecil memeluk agama kristen, sebelum mengikrarkan dua kali masyahadat sebelum masuk islam, Feri bercerita sudah mempelajari agama islam sejak 3 tahun silam, kala itu Feri belum bercerai dengan istrinya.
"Alhamdullilah, Bersyukur kepada Allah, Hari Jumat kemarin di mesjid Darunajjah Lahai kami memandu warga masuk yang secara tulus dan iklas ingin memeluk agama islam dengan keyakinanya," kata Ahmad Rois.
Selain disaksikan oleh Kades Ahmad Rois, saat Feri Sitaurus tercatat sebagai warga Desa Lahai Kemuning memeluk agama islam, juga disaksikan jamah sholat jumat, tampak terlihat juga saat itu tokoh agama dan tokoh adat setempat. "Semoga Feri Sitorus dan anaknya menjadi muslim yang senantiasa mendapatkan hidayah dan rahmat dariNya. Amin," kata Ahmad Rois.
Dijelaskan Kades, acara pengislaman tersebut digelar sekaligus bersama 2 orang anak. Feri masuk Islam tanpa suatu pengaruh apapun. "Feri menjadi mualaf didasari keinginan sendiri dan keyakinan batin yang teguh," katanya.
Kades Ahmad Rois juga menuturkan kalau, terlihat keseriusan Feri memilih pindah agama lantaran warganya itu mengaku diam diam sudah mempelajari ajaran Islam sebelum bercerai dengan istri. Selama 3 tahun secara diam-diam Feri juga mengaku menemukan kemantapan hati manakala menemukan petunjuk istimewa dalam Islam yang sangat meyakinkan hatinya.
"Pertama karena hidayah Allah, selanjutnya jauh sebelumnya dia masuk Islam sudah mempelajari tentang Islam dan dirasa cukup logika dan nyaman dalam hidup," jelas Kades.
Terpisah, menurut penuturan warga setempat Tomy (32) membenarkan kalau Feri bersama dua orang anaknya masuk islam, diama sebelum masuk islam Feri pernah bercerita memiliki niat pindah keyakinannya itu sudah sejak lama, namun lantaran belum menemukan waktu yang tepat, maka keinginannya itu baru terwujud saat ini. **prc.
BERITA LAINNYA +INDEKS
Semangat Berkurban, Besok JMSI Bersama Pemda Inhu dan Pancawaskita Mitra APN Sembelih 2 Ekor Sapi
PELITARIAU, Inhu – Kalau tidak ada aral melintang, besok Rabu (27/5/2026) usai.
Pabrik PT KAS Salurkan 200 Paket Sembako untuk Warga Sekitar
PELITARIAU, Inhu – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, Pabrik Kelap.
HKTI Akan Gelar Munas, Sinyal Penyatuan Dua Kubu Menguat
PELITARIAU, Jakarta – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) akan segera men.
Bupati Inhu Sholat Idu Fitri 1446 H di RTH Rengat, Pidato Lengkap Pesan Perubahan
PELITARIAU, Inhu - Bupati Kabupaten Indragiri Hulu .
PKS PT SBL Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Desa Jalur Patah di Bulan Ramadhan
PELITARIAU, Kuansing – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) .
Melawan Rasa Malas, Untuk Menggapai Kebahagiaan
PELITARIAU.com - Untuk bisa meraih kesuksesan dalam menggapai cita cita dan keba.








