Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Teknis Tes Narkoba Syarat Calon Kepala Daerah Masih Digodok
PELITARIAU, Jakarta - Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak pada 2017. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk membahas persyaratan calon pasangan kepala daerah.
"Kita sampaikan bahwa di dalam Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 mengatur bahwa tim pemeriksan kesehatan itu di samping ada Ikatan Dokter Indonesia (IDI), psikolog, adapula BNN. Kalau BNN berkaitan dengan masalah narkotika. Baik pemakaian saat itu maupun pemakaian beberapa waktu lalu," kata Humas BNN, Kombes Slamet Pribadi di Gedung KPU dikutip okezone, Kamis (1/9/2016).
Hal tersebut dilakukan karena persoalan narkotika akan berbuntut kepada perilaku jangka panjang. Slamet berharap, jika setiap pasangan calon sudah menjabat menjadi kepala daerah tidak memiliki perilaku yang tidak sesuai dengan etika sebagai pejabat negara.
"Ini sekarang lagi dibicarakan (teknisnya). Tentang teknis, mekanisme, standar operasi, kemudian SOP gimana, apakah nanti satu-satu di bawah naungan KPU. Sekarang ini lagi dibicarakan," ujarnya.
Selain itu, sambung Slamet, dalam rakor tersebut pihaknya membahas pasangan calon yang harus mengikuti beberapa tes kesehatan sepertu tes rambut, darah, dan urine. Namun, ia belum dapat memastikan apakah syarat tersebut layak. Pasalnya, terbentur dengan waktu yang tidak lama.
"Belum. Karena masalah waktu ya. Kecepatan, idealnya semua. Karena di Indonesia itu lab narkotik BNN hanya di Jakarta, gimana dengan Papua. Mungkin (tes urine) tapi soal waktu dan biaya. Semakin cepat makin mahal. Kalau misalnya dalam satu kabupaten ada empat calon, nah itu. Kalau provinsi, berapa kabupaten," terangnya. ***(prc)
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.








