Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
CCTV di Komplek Perkantoran Pemko Pekanbaru Direalisasikan Tahun Depan
PELITARIAU, Pekanbaru - Salah satu kelengkapan sarana dari kota Smart City untuk menunjang keamanan adalah melengkapi kawasan perkantoran miliknya dengan jaringan Closed Circuit Television (CCTV). Hal ini berfungsi untuk memantau dan menekan tingkat kejahatan di lingkungan kerja dimasa datang.
"Saya sudah memerintahkan personil untuk memperketat pengawasan dibeberapa titik aset-aset seperti perkantoran milik Pemko," kata Kepala Badan Satuan polisi Pamong Praja Pekanbaru Zulfahmi Adrian di Pekanbaru, Ahad (14/8/2016).
Dirinya sebagai Kepala satker tekhnis sudah mengusulkan anggaran untuk pengadaan CCTV. Karena anggaran pengadaan cukup mahal, maka akan dilakukan bertahap.
Adapun beberapa titik yang mendesak dibutuhkan diusulkan pasang CCTV antara lain Komplek Kantor Walikota Pekanbaru di Jalan Sudirman, Perkantoran Pemko di Jalan Parit Indah dan Kantor Dinas Pariwisata di Jalan Arifin Achmad.
Jika usulan pengadaan ini diterima pihaknya akan membuat sistem pengawasan satu pintu seperti yang sudah diterapkan Pemerintah Kota Surabaya.
"Jadi kami usulkan nanti CCTV yang terpasang di titik rawan akan terintegrasi pengawasannya di Satpol PP. Nanti akan ada satu ruang yang disediakan sebagai monitor pengawas yang tersambung," katanya lagi.
Ditambahkan Zulfahmi sebenarnya pengadaan CCTV selama ini sudah diusulkan, namun karena keterbatasan dana makanya tidak pernah terwujud.
Sebelumnya diberitakan, tahun 2015 lalu Pemerintah Kota Pekanbaru sudah berencana memasang 1.000 kamera CCTV pada setiap sudut pusat kota yang dianggarakan pada APBD 2016.
"Ini bagian dari sebuah kota yang maju, Pekanbaru akan menyongsong menjadi metropolitan," kata Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, di Pekanbaru.
Menurut Firdaus, pihaknya sudah merencanakan penganggaran pengadaan bagi 1.000 CCTV ini pada Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2016 Pekanbaru. Tinggal lagi disikapi oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk diusulkan.
Firdaus menganalisa, untuk menarik investasi ke ibu kota Provinsi Riau itu, perlu diciptakan salah satunya rasa aman. Ini terwujud jika tingkat kejahatan di wilayah itu harus bisa ditekan.
"Kota yang Smart City salah satu indikatornya memang harus miliki CCTV," tegasnya.
Ia mengakui, dulu Pekanbaru pernah dilengkapi CCTV walau hanya di beberapa titik saja, terakhir bisa berfungsi tahun 2011.
Sejak itu tidak ada lagi pengadaan, baik oleh Provinsi Riau maupun Kota Pekanbaru.
"Karena itu sudah saatnya tahun depan akan kita pasang 1.000 CCTV," katanya menambahkan.***(al)
Bupati Asmar Lepas Kontingen E-Sport Meranti, Targetkan Tembus Tiga Besar dan Lolos ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Semangat membara mengiringi keberangkatan kontingen E.
Polresta Pekanbaru Terima Asistensi dan Verifikasi Lapangan Scaling Up Inovasi Pelayanan Publik Polri
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru menerima kunjungan Tim Asistensi da.
Diduga Jadi Korban Begal, Pria di Selatpanjang Akui Rekayasa Cerita Karena Terlilit Utang
PELITARIAU,Meranti - Kabar dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (cura.
Pemkab Meranti Terus Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK Atas Temuan Pada Dinas PUPR
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmenn.
Erry Gading : PT Pelindo dan PT Bumi Meranti Agar Duduk kembali dan Jangan Dibiarkan Berlarut
PELITARIAU,Meranti - Berlarut larutnya dan belum ada kesepakatan persoalan perja.
Bupati Asmar Sambut Konsulat Malaysia Pekanbaru, Kepulauan Meranti Bidik Penguatan Kerja Sama Lintas Negara
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut k.








