Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Buntut Bentrok dengan Satpol PP, Lima Polisi Jadi Tersangka Penyerangan Balai Kota
PELITARIAU, Sulsel – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Anton Charlyan, mengungkapkan sebanyak lima personel Sabhara ditetapkan sebagai tersangka penyerangan dan perusakan di Kantor Balai Kota Makassar, Sulawesi Selatan, di mana terdapat markas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Anton mengatakan, penetapan tersangka terhadap lima personel itu dilakukan Jumat, 11 Agustus 2016, setelah mereka diperiksa intensif selama tiga hari oleh Propam Polda Sulawesi Selatan (Sulsel). Namun ia enggan merinci identitas kelimanya. "Biar nanti tim yang mengkaji dan laporkan," katanya di Markas Polda Sulsel dikutip viva.co.id, Jumat 12 Agustus 2016.
Saat ini, sebanyak tiga tim pencari fakta menangani bentrok Polri dan Satpol PP itu masih bekerja. Ketiga tim tersebut yaitu, tim dari Ditreskrimum Polda menelusuri masalah pengeroyokan di Pantai Losari, tim dari Propam Polda Sulsel yang menangani kasus penyerangan dan perusakan Kantor Balai Kota Makassar dan tim pencari fakta dari Kementerian Dalam Negeri.
Sebelumnya, Propam Polda Sulawesi Selatan menetapkan sebanyak 27 personel dari Satuan Sabhara melakukan pelanggaran disiplin dan kode etik, Selasa, 9 Agustus 2016.
Selain 27 personel Polri tersebut, Propam Polda Sulsel juga melakukan pemeriksaan intensif terhadap lima anggota Sabhara lainnya. Mereka yakni berinisial DR, MH, AC dan HI.
Sehari sebelumya, polisi juga menetapkan dua personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berinisial, J (24) dan S (24), menjadi tersangka bentrokan antara Satpol PP Makassar dan Personel Polri, Minggu, 7 Agustus 2016.
Tersangka J diduga merupakan pelaku penikaman terhadap anggota Sabhara Polda Sulsel Bripda Michael Abraham Rieuwpassa. Akibatnya, Michael tewas. Sementara S, ditetapkan tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel terkait penganiayaan dua personel Satuan Sabhara Polda Sulsel Brigadir Dua Akmal Sulaiman dan Brigadir Dua Hendrik di Anjungan Pantai Losari Makassar.***(prc)
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.








