Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Sesuai Aturan Bila Ikut Pilkada DKI, Risma Harus Mundur
PELITARIAU, Jakarta - Suksesi kepemimpinan ibu kota Jakarta membetot perhatian nasional. Sejumlah kepala daerah digadang-gadang untuk maju meramaikan persaingan memperebutkan kursi DKI-1 yang ingin kembali diduduki Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama untuk periode 2017-2022.
Nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini belakangan ini santer disebut-sebut yang akan turut meramaikan bursa persaingan itu. Bila itu benar dilakukan Risma, maka aturan mengharuskannya menanggalkan kursi Walikota Surabaya secara permanen.
Komisi Pemilihan Umum menegaskan bahwa menurut aturan, kepala daerah yang akan ikut Pilkada di daerah lain harus mundur.
"Kepala daerah yang akan maju Pilkada daerah lain harus mundur," kata Anggota KPU Arief Budiman dikutip viva.co.id di Yogyakarta, Sabtu 6 Agustus 2016.
Spekulasi bahwa Risma akan maju di Pilkada DKI Jakarta menguat setelah muncul kata maaf untuk warga Surabaya. Meski pernyataan itu buru-buru diralat, sejumlah elemen warga Jakarta sudah menyatakan dukungan dan minta Risma maju, misalnya saja Jaklovers.
Juru Bicara Jakarta Love Risma atau Jaklovers, Neno Warisman menyatakan, dia sebagai perwakilan Jaklovers sempat akan ke Surabaya untuk menjemput Risma ke Jakarta.
Alasan Neno, kondisi Jakarta saat ini menurutnya ibarat orang yang sedang sakit. Oleh karena itu Jakarta membutuhkan Risma untuk memperbaiki keadaan Ibu Kota.
"Warga Jakarta merindukan sosok pemimpin yang peduli rakyat kecil, terlebih kondisi sosial mereka yang sudah begitu kasar dan mendorong lahirnya budaya yang semakin akut," kata Neno saat menjadi pembicara di sebuah sekolah di Surabaya, Jawa Timur, Senin 1 Agustus 2016.
Ditanya ihwal permintaan itu,
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini atau Risma, tampaknya masih bingung mengambil keputusan untuk maju atau tidak pada Pilkada DKI Jakarta. Sebab, meskipun sudah banyak mendapat dukungan dari warga Jakarta, Risma masih bersikukuh merasa lebih dibutuhkan warga Surabaya.***(prc)
DPRD Riau Turun ke Warga: Ginda Burnama Sosialisasikan Ranperda RT RW di Marpoyan Damai
PELITARIAU, PEKANBARU – Anggota DPRD Provinsi Riau, Ginda Burnama ST MT, mengg.
Ini Kata Mona Sri Wahyuni Usai Pelantikan Pengurus PAN se Riau oleh Zulkifli Hasan
PELITARIAU, Pekanbaru - Anggota DPRD kota Pekanbaru, Mona Sri Wahyuni SE, AK men.
Polres Pelalawan Gerebek Rumah Kontrakan di Rawang Sari, 28 Paket Sabu Disita
PELITARIAU, Pelalawan - Sat Resnarkoba Polres Pelalawan kembali menggagalkan per.
DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau Gelar Berbuka Puasa Bersama Dan Santuni Puluhan Anak Yatim
PELITARIAU Pekanbaru - Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Riau .
Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto: Konferda Momentum Untuk Memperkuat Akar Rumput Partai dan Kader
PELITARIAU, Pekanbaru – Sabtu (22/11/2025) bertempat di Hotel Labersa Se.
Drs H Asra Faber MM: Orang Baik Harus Paham Politik Jika Tidak, Penjahat yang Kendalikan
PELITARIAU, Sumbar - Orang baik, harus paham mengenai politik. Jika tidak,.








