Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
BNPT: Siapa Bisa Jamin Teroris Sudah Habis?, Eropa Barat Saja Kebobolan
PELITARIAU, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris Jenderal Suhardi Alius mengungkapkan sel teroris di Indonesia belum tentu hilang meskipun salah satu pimpinan kelompok teroris di Indonesia telah dimatikan.
Suhardi menjelaskan saat negara-negara maju di Eropa saja bisa kebobolan oleh teroris maka Indonesia yang masih berkembang pun berpotensi mengalami hal yang sama.
"Siapa yang bisa menjamin sudah habis? Negara maju di Eropa Barat dengan teknologi luar biasa saja bisa kebobolan juga," kata Suhardi saat ditemui CNN Indonesia di Kantor Wakil Presiden, Senin (1/8).
Satu hal yang perlu dilakukan agar benih-benih terorisme tidak menyebar dalam masyarakat Indonesia adalah dengan memperkuat program deradikalisasi.
Program tersebut harus bisa dilakukan secara intensif agar pemahaman, prinsip, dan ideologi dari masyarakat bisa diperkokoh lagi. Suhardi beranggapan jika pemahaman dan prinsip tersebut telah kokoh maka potensi untuk berubah menjadi radikal sangatlah kecil.
Oleh sebab itu, Suhardi berencana untuk mengajak berbagai elemen untuk memperkuat program deradikalisasi, dimulai dari alim ulama hingga guru di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
"Ulama nanti bicara, kita rangkul gurunya, jadi semua sisi kita coba rekonstruksikan," ujarnya.
Selain memperkuat program deradikalisasi, pencegahan terhadap paham terorisme menjadi satu hal yang lebih penting dari penindakan. Memang, kata Suhardi, penindakan terhadap pelaku teror harus terus berjalan tapi pencegahannya pun harus dilakukan.
Oleh karena itu dengan bantuan alim ulama dan tenaga pendidikan pencegahan bisa dilakukan dengan memperkuat program deradikalisasi.***(prc)
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.








