Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2746 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Rapat Pansus, Prioritaskan Kesehatan di Daerah Terpencil
dok
PELITARIAU, Pekanbaru - Bidang kesehatan perlu mendapatkan perhatian khusus di Provinsi Riau, baik disisi anggaran maupun pemerataan penempatan tenaga medis di daerah terpencil. Rendahnya akses pelayanan kesehatan tersebut merupakan dampak dari kurang responsifnya ditingkat pelayanan.
Demikian dikatakan Anggota DPRD Riau dari Fraksi Golkar, Yulisman dalam rapat bersama Pansus yang memprakarsai Rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang penyelenggaraan fasilitas pelayanan kesehatan, di ruang paripurna, Kamis (28/07/2016).
"Akses pelayanan kesehatan di daerah terpencil di provinsi Riau dinilai masih rendah. Ini disebabkan beberapa faktor, di antaranya sistem kesehatan yang belum responsif," katanya.
Dengan kurang responsif terhadap bidang kesehatan, berdampak pada Meningkatnya angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi, dimana masih kurangnya jumlah sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang belum sesuai dengan kebutuhan masyarakat," kata Yulisman.
Sementara Fraksi PDIP, Sugeng Pranoto dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Riau Manahara Manurung itu mempertanyakan penjelasan mengenai judul Raperda, mengenai kalimat "swasta" di akhir judul.
"Apa yang dimaksud dengan fasilitas kesehatan yang kurang jelas dalam Raperda tersebut, dan penulisan naskah akademis harus diperbaiki," sebutnya.
Pada rapat tersebut, sebagian besar fraksi sependapat dengan pandangan yang disampaikan Pemprov Riau terkait Ranperda pelayanan kesehatan pada Pandangan pada sidang sebelumnya yang disampaikan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman bahwa, di dalam Perda harus jelas membedakan antara penyelenggaraan fasilitas kesehatan dan penyelenggaraan pelayanan kesehatan.*dian.
Demikian dikatakan Anggota DPRD Riau dari Fraksi Golkar, Yulisman dalam rapat bersama Pansus yang memprakarsai Rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang penyelenggaraan fasilitas pelayanan kesehatan, di ruang paripurna, Kamis (28/07/2016).
"Akses pelayanan kesehatan di daerah terpencil di provinsi Riau dinilai masih rendah. Ini disebabkan beberapa faktor, di antaranya sistem kesehatan yang belum responsif," katanya.
Dengan kurang responsif terhadap bidang kesehatan, berdampak pada Meningkatnya angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi, dimana masih kurangnya jumlah sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang belum sesuai dengan kebutuhan masyarakat," kata Yulisman.
Sementara Fraksi PDIP, Sugeng Pranoto dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Riau Manahara Manurung itu mempertanyakan penjelasan mengenai judul Raperda, mengenai kalimat "swasta" di akhir judul.
"Apa yang dimaksud dengan fasilitas kesehatan yang kurang jelas dalam Raperda tersebut, dan penulisan naskah akademis harus diperbaiki," sebutnya.
Pada rapat tersebut, sebagian besar fraksi sependapat dengan pandangan yang disampaikan Pemprov Riau terkait Ranperda pelayanan kesehatan pada Pandangan pada sidang sebelumnya yang disampaikan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman bahwa, di dalam Perda harus jelas membedakan antara penyelenggaraan fasilitas kesehatan dan penyelenggaraan pelayanan kesehatan.*dian.
BERITA LAINNYA +INDEKS
Ketua DPRD Inhu Rehabilitasi Ruang Guru TK Islam Gerbang Sari di Momen Hari Guru Nasional
PELITARIAU, Inhu – Suasana haru dan penuh sukacita terasa di Taman Kanak kanak.
DPRD Inhu Komitmen Realisasikan Tuntutan 20 Persen Lahan Kemitraan Desa Sungai Lala
PELITARIAU, Inhu – Tuntutan masyarakat Desa Sungai Lala Kecamatan Sungai Lala .
Hak Karyawan Harus Jadi Prioritas di Tengah Penyitaan Kebun Sawit di Inhu Oleh Satgas PKH
PELITARIAU, Inhu – Penyitaan sejumlah areal perkebunan kelapa sawit oleh Satua.
DPRD Inhu Desak Pemkab Bentuk Satgas Inventarisasi Barang Daerah
PELITARIAU, Inhu – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, didesak se.
Dodi SPBU Serahkan Bantuan Pendidikan Rayyan Arkan Dika di Panggung JMSI Riau Award 2025
PELITARIAU, Kuansing - Momen haru dan penuh kepedulian mewarnai malam puncak per.
Ketua DPRD Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat Terima Anugrah Legislator Futuristik Berbasis Kerakyatan
PELITARIAU, Kuansing – Jaringan Media Siber Indon.








