Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
MTsN dan MAN Kini Jadi Sekolah Unggulan
PELITARIAU, Jakarta-Tim Komisi VIII DPR RI mengunjungi dua sekolah Islam di Sulawesi Selatan, Makassar dan melakukan dialog dengan para guru. Terungkap bahwa sekolah yang berbasis Agama tidak kalah berprestasi dengan sekolah umum lainya, bahkan dua sekolah yang disambangi yaitu MTsN Model dan MAN Model Makassar adalah sekolahan unggulan yang punya meraih banyak prestasi.
Pendidikan Madrasah dan Tsanawiyah di Makasar sangat diminati masyarakat (siwa - siswi), namun masih banyak fasilitas yang perlu di tambah seperti ruang kelas dan lab, untuk saat ini kapasitas yang ada masih sangat terbatas. Sehingga, dari 2.500 siswa siswi yang mendaftar hanya 400 yang bisa di terima, karena minimnya kapasitas ruang kelas kelas.
"Sekarang tsanawiyah dan madrasah mulai banyak peminatnya, namun kemampuan anggaran Kementerian Agama dalam mewujudkannya secara bertahap. Hal ini juga menjadi tugas DPR RI untuk mendesak agar bisa direalisasikan" kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR Deding Ishak saat Kunspek mengunjungi MTsN Model dan MAN model Makasar di Sulawesi Selatan, Sabtu (23/7)sebagamana dikutip dari dpr.go.id.
Lebih lanjut Deding menekanskan, supaya bisa terealisasi maka Komisi VIII DPR harus melakukan rapat dengan Kementrian Agama agar mengalokasikan dan menaikkan anggaran di bagian Dirjen Pendidikan Agama Islam. Hal ini akan dilakukan pada masa persidangan yang akan datang dana pemerintah terbatas, sehingga tidak semua MTsN dan MAN mendapat alokasi dana sehingga harus dilihat dari kebutuhanya.
"Pada RAPBN 2017 ini alokasi anggaran untuk pendidikan agama Islam kita usahakan untuk dinaikkan. Walau pemerintah hari ini mengurangi anggaran di semua kementrian dan lembaga, untuk anggaran pendidikan kita upayakan untuk tetap dinaikan" ujar Deding Ishak.
Hal yang sama dikatakan anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Samsu Niang, menurutnya sekolah MTsN dan MAN ini harus sama fasilitasnya dengan sekolah negeri umum lainya, agar dapat menjadi sekolah unggulan terbaik.
Tim Komisi VIII DPR RI saat menyambangi MTsN dan MAN disambut oleh tarian Paduppa yang dibawakan oleh siwi sekolah tersebut, tanpa canggung, para siswa tersebut tampil memukau anggota Dewan. Bahkan Anggota DPR RI, Arzeti Bilbina yang ikut dalam rombongan nampak bertepuk tangan saat melihat para siswa menari.***(prc)
Sambut Siswa Baru MPLS SMKN 1 Pangkalan Lesung Dimulai 6 Juli, Siap Masuk Serentak 13 Juli 2026
PELITARIAU, Pangkalan Lesung – SMK Negeri 1 Pangkalan Lesung resmi menetapkan .
Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Perkuat Merah Putih di Ajang Olimpiade Internasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah.
Polsek Gaung dan PGRI Teken Pedoman Kerja Sama Perlindungan Profesi Guru
PELITARIAU, Inhil - Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan a.
SMAN 1 Rengat Siap Sukseskan SPMB 2026, Usung Layanan Ramah Anak dan Integritas Tinggi
PELITARIAU, RENGAT - Selasa 9 Juni 2026 SMA Negeri 1 Rengat menunjukkan ke.
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, SD Negeri 193 Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Adiwiyata Nasional 2026
PELITARIAU, Pekanbaru - Sabtu 06 Juni 2026 Lingkungan sekolah yang sehat d.
Plt Gubernur Riau Lantik Puluhan Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri
PELITARIAU, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melakukan penyegaran be.








