Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Harga Karet Anjlok, Petani Inhu Mengeluh
PELITARIAU, Rengat – Harga karet (getah) yang dibeli dari petani saat ini sangat anjlok sekali. Akibatnya petani karet mengeliuh dan meminta pemerintah untuk memperhatikannya serta bisa menstabilkan harga.
Demikian diungkapkan salah seorang petani karet di desa Bukit Petaling, Kecamatan Rengat Barat, Adi Riadi (31) kepada Pelitariau.com Sabtu (4/10). Dikatakannya bahwa harga karet saat ini sangat anjlok sekali dari sebelumnya.
“Dahulunya harga karet menggembirakan para petani sampai dengan Rp.16 ribu per kilogram. Dua tahun terakhir ini harganya jauh merosot sampai Rp. 6000 per kilogram bahkan hari ini hanya Rp. 5.700 per kilogram.,”ungkap Adi.
Dengan harga karet Ssemurah itu, Adi berharap kepada Pemkab Inhu, agar bisa mengambil kebijakan dan tindakan.
“Betapa tidak dengan harga karet semurah ini pendapatan ekonomi saya menjadi turun drastis tidak sebanding lagi dengan pengeluaran saya, untuk biaya anak sekolah, biaya rumah tangga, dan biaya lainya. Dengan harga karet yang terus merosot dan tidak menentu membuat kami menjadi sengsara,”keluh Adi.
Ditempat yang berbeda patani karet lainnya, Taji (40) dari desa Tani Makmur Kecamatan Rengat Barat mengungkapkan harga karet tingkat petani yang dibeli oleh tengkulak saat sangat murah. Harganya hanya Rp.5.700 per kilogram.
“Saya pernah menanyakan ke tengkulak mengenai anjloknya harga karet. Tengkulak mengatakan harga karet dari pabrik memang begitulah adanya, tengkulak sendiripun tidak mengetahui apa sebabnya,”jelas Taji.
Dijelaskannya juga normalnya harga karet untuk petani yakni Rp.10.000 per kilogramnya maka ekonomi petani karet setabil.
‘’Kami saat ini hanya bisa berharap kepada Pemerintah agar bisa menstabilkan harga karet petani yang dijual ke tengkulak bisa membaik,’’tutup Taji. (cr. yuda)
Editorial: Rio Ahmad
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.









