Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2747 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5302 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Bupati Meranti Tinjau Lahan Persawahan di Desa Topang
Bupati Kepulauan Meranti H Irwan MSi, saat meninjau lahan persawahan di Desa Topang Kecamatan Rangsang
PELITARIAU, Meranti- Bupati Kepulauan Meranti H Irwan MSi, menyempatkan diri untuk meninjau lahan persawahan di Desa Topang Kecamatan Rangsang, yang selama ini dikenal sebagai sentra produksi padi di Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti, belum lama ini.
Turut mendampingi Bupati H Irwan, Kepala BPMPD Ikhwani, Kepala Distamben H Herman, Kadishubkominfo Hariadi, Sekretaris BPPKP H Sihana, Camat Rangsang Mulyadi, Kades Topang Syamsuharto dan rombongan Pejabat Meranti lainnya.
Tinjauan tersebut bertujuan mengetahui seberapa yang sudah selesai dikerjakan begitu juga melihat perkembangan luas lahan produksi padi yang belum di tanam. karena masih banyak yang harus di kerjakan.
"Salah satu penyebabnya dataran tanah rendah sehingga diperlukan tanggul untuk terhindar dari air pasang laut begitu juga lahan sawah di sini ada sekita 100 hektar yang sampahnya masih belum bisa dibuang. Sehingga inilah salah satu terhambatnya penanaman padi tersebut," kata Kades Topang, Syamsuharto.
Kades Topang, Syamsuharto alias Kacok mengatakan lahan persawahan ini ada dua lokasi yakni di jalan Tanjung bakau sekitar 200 Ha dan Jalan kumbang sari 100 Ha, sebagian padi sudah ada yang ditanam begitu juga sebaliknya factor cuaca dan alam yang kurang mendukung sehingga hasil padi tersebut belum bisa memuaskan bagi masyarakat di sini,ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti, H Irwan mengatakan, akan menyampaikan kepada Dinas terkait untuk segera dicarikan solusi yang tepat terkait kekeringan dan percetakan sawah ini belum final.
"Nanti kita carikan bersama Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) agar secepatnya dapat dicarikan solusi terbaik. Kira-kira teknologi apa yang tepat dan dapat digunakan agar produksi padi di Desa Topang bisa membaik dan bisa memuaskan masyarakat setempat," ujar Irwan.
Di samping itu pula, Sekretaris DPPKP, H Sihana mengatakan percetakan sawah ini kemaren sudah habis anggarannya sekitar 16 miliar dan nantinya apa yang di sampaikan Bapak Bupati H Irwan tadi benar, kita harus melihat situasi dan kondisi tanah tersebut agar tanaman padi nanti nya bisa bagus dan memuaskan masyarakat.
"Kami berusaha sekuat tenaga untuk memikirkan dan bekerja untuk Kabupaten Meranti agar bisa menjadi sentra sawah terbesar di Riau nantinya dan untuk produksi lahan persawahan tersebut tidak tergantung pada musim hujan seperti selama ini," katanya.***
BERITA LAINNYA +INDEKS
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.








